Cesc Fabregas: Jika Hanya untuk Hasil, Saya Tidak Akan Melakukannya
Cesc Fabregas
Berita Liga Italia: Pelatih Como, Cesc Fabregas bicara tentang filosofinya dalam melatih. Dia Menegaskan jika hasil laga penting, tapi cara bermain tidak kalah penting.
Cesc Fabregas bukan sekadar pelatih biasa. Di usia 39 tahun, mantan gelandang top Eropa itu menjalani musim penuh pertamanya di Serie A bersama Como setelah langsung terjun ke dunia kepelatihan ketika pensiun pada 2023, tanpa jeda sedikit pun.
Dalam calcio Italia, terdapat perdebatan abadi antara Giochisti, atau mereka yang mengutamakan permainan indah, dan Risultatisti , atau yang mengedepankan hasil di atas segalanya. Fabregas dengan tegas menempatkan dirinya di kubu pertama.
"Saya melatih dengan cara yang saya rasakan. Saya mencintai permainan. Jika saya melatih hanya untuk mendapat hasil, saya tidak akan melakukannya. Saya tidak memiliki keharusan untuk itu," ujarnya kepada Telegraph Sport.
Fabregas menegaskan bahwa ia memiliki keyakinan mendalam yang tidak bisa dikompromikan soal cara bermain yang ingin ia terapkan. Melatih dengan gaya yang tidak ia yakini baginya adalah sesuatu yang tidak bisa dilakukan.
"Saya memiliki keyakinan saya. Jika kamu ingin bermain bola panjang dan bola kedua, maaf saya bukan orang yang tepat untukmu, karena saya tidak merasakannya. Jadi saya tidak akan bisa menyampaikan semangatnya," tegasnya.
Meski begitu, dia mengakui bahwa fleksibilitas tetap diperlukan. Keyakinan harus disesuaikan dengan materi pemain yang ada, namun inti dari filosofinya tidak pernah berubah dari apa yang dipelajari selama 20 tahun sebagai pemain.
Artikel Tag: Serie A, Cesc Fabregas