Cesc Fabregas Pelatih Terbaik Musim 25/26, Pistocchi: kenapa Bukan Chivu?
Cesc Fabregas
Berita Liga Italia: Jurnalis Maurizio Pistocchi soroti penghargaan pelatih terbaik Serie A di acara Gran Gala del Calcio yang jatuh kepada Cesc Fabregas, bukan Cristian Chivu
Inter Milan mendominasi perolehan penghargaan di ajang Gran Gala del Calcio, meski Como turut mencuri perhatian lewat kemenangan Cesc Fabregas sebagai pelatih terbaik musim 2025-2026.
"Bersama Como kami sudah melakukan banyak hal, tapi yang penting adalah kami melakukannya dan dengan siapa, anak-anak muda. Kami sedang mencoba melakukan banyak hal, tidak mudah berkembang dalam waktu singkat," ujar Fabregas.
Namun tidak semua pihak sepakat dengan keputusan tersebut. Beberapa orang mempertanyakan penunjukan pelatih asal Spanyol tersebut, meski tidak dapat dipungkiri musim lalu, Fabregas mencatatkan banyak momen bersejarah.
Lewat akun X pribadinya, Jurnalis Maurizio Pistocchi mempertanyakan alasan penunjukan Fabregas sebagai pelatih terbaik Serie A, dan kenapa penghargaan tersebut tidak jatuh kepada Cristian Chivu..
"Apakah saya setuju Fabregas jadi pelatih terbaik dan bukan Chivu, yang memenangkan Scudetto dan Coppa Italia, usai 14 laga sebagai pelatih di Serie A? Untuk kualitas permainan yang ditunjukkan dan keberhasilan lolos ke Liga Champions, Fabregas memang terbaik," ujar Pistocchi.
Baik Chivu maupun Fabregas, kedua pelatih muda tersebut menunjukan kinerja yang menakjubkan. Baru ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Simone Inzaghi, pelatih asal Rumania tersebut langsung tampil impresif.
Meski kesulitan di awal, dia berhasil bangkit dan mempersembahkan dua gelar domestik, Scudetto Serie A dan trofi Coppa Italia di akhir musim.
Artikel Tag: Cesc Fabregas, Liga Italia