Dean Huijsen Pertanyakan Keputusan Pelatih Timnas Spanyol
Dean Huijsen Pertanyakan Keputusan Pelatih Timnas Spanyol
Berita Liga Spanyol: Pengumuman skuad final Spanyol untuk Piala Dunia FIFA telah menimbulkan perdebatan besar di Real Madrid setelah Dean Huijsen secara mengejutkan tidak dimasukkan oleh Luis de la Fuente.
Bek muda Real Madrid itu sebelumnya dipandang sebagai figur penting dalam tim nasional dan, belum lama ini, bahkan dianggap sebagai salah satu favorit untuk menjadi starter reguler di bawah De la Fuente.
Itulah mengapa pengecualiannya menimbulkan begitu banyak perhatian.
Skuad final Spanyol yang terdiri dari 26 pemain sama sekali tidak mengandung pemain Real Madrid – sebuah situasi yang luar biasa mengingat pengaruh historis klub tersebut terhadap tim nasional.
Sebaliknya, De la Fuente memilih opsi pemain bertahan seperti Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, Marc Pubill, dan Eric Garcia.
Tak lama setelah pengumuman skuad, bek tersebut tampaknya mengungkapkan kekecewaannya di media sosial dengan memposting ulang gambar yang awalnya dibagikan oleh ayahnya.
Grafik tersebut menyoroti peringkat statistik dari Sofascore, di mana Huijsen termasuk di antara pemain dengan performa terbaik di La Liga musim ini.
Gambar tersebut menempatkannya di atas beberapa bek yang dipilih oleh Spanyol, termasuk Eric Garcia dari Barcelona.
Terlepas dari perbandingan statistik, staf pelatih Spanyol tampaknya mendasarkan keputusan mereka pada lebih dari sekadar angka.
Dean Huijsen menjalani musim yang rumit dan tidak konsisten di Real Madrid, terkadang kesulitan untuk sepenuhnya memantapkan dirinya selama momen-momen sulit bagi tim secara kolektif.
Ketidakstabilan pertahanan Real Madrid sepanjang musim secara alami memengaruhi performa individu juga, dan bek muda itu mendapati dirinya berada di bawah pengawasan yang semakin ketat setelah beberapa penampilan yang tidak konsisten.
Yang perlu diperhatikan, De la Fuente merasa bek lain menawarkan keandalan yang lebih besar menjelang turnamen, yang tampaknya menjadi satu-satunya penjelasan logis mengapa pemain seperti Eric Garcia akhirnya mengungguli Huijsen dalam hierarki.
Artikel Tag: Real Madrid, Luis de la Fuente, Dean Huijsen