Diogo Dalot Tegaskan Portugal Tetap Solid Hadapi Kritik
Diogo Dalot membela Cristiano Ronaldo dan yakin Portugal mampu bangkit di Piala Dunia 2026. (Foto: Eric Verhoeven/Soccrates/Getty Images)
Berita Piala Dunia: Diogo Dalot menegaskan Portugal tetap bersatu meski mendapat gelombang kritik setelah hasil imbang melawan RD Kongo. Dalot juga membela Cristiano Ronaldo menjelang laga Portugal kontra Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026) dini hari WIB di Grup K Piala Dunia 2026.
Portugal memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang mengecewakan setelah ditahan RD Kongo 1-1. Hasil tersebut memicu kritik luas dari suporter dan pengamat sepak bola, terutama karena Selecao das Quinas hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran meski mendominasi penguasaan bola sepanjang pertandingan.
Diogo Dalot mengakui beberapa hari terakhir tidak berjalan mudah bagi skuad Portugal. Bek berusia 27 tahun itu mengatakan kritik merupakan bagian dari sepak bola, tetapi ia merasa ada sebagian pihak yang memang berharap Selecao das Quinas gagal dalam turnamen kali ini.
Membahas situasi yang dihadapi timnya, Dalot mengatakan, "Kritik pasti akan datang, tetapi pesan yang kami pegang adalah bahwa jutaan orang ingin Portugal menang dan ada juga orang-orang yang tidak ingin Portugal menang. Saya sudah cukup lama berada di dunia sepak bola untuk memahami bahwa kritik adalah bagian dari proses dan kami tidak bisa lari darinya."
Meski demikian, pemain Manchester United tersebut menegaskan ruang ganti Portugal tetap berada dalam kondisi yang sehat. Ia menyebut para pemain memiliki tujuan yang sama, yaitu memperbaiki performa dan meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya melawan Uzbekistan.
"Kami memiliki pesan yang jelas. Kami adalah kelompok yang kompak, kuat, dan siap melakukan segalanya untuk meraih kemenangan," ujar Diogo Dalot.
Ketika diminta menjelaskan siapa pihak yang menurutnya tidak menginginkan Portugal sukses, Dalot memilih tidak menyebut nama. Namun, ia kembali menegaskan bahwa fokus utama tim adalah membuktikan kekuatan mereka di lapangan, bukan melayani perdebatan di luar pertandingan.
Selain membahas kritik terhadap tim, Dalot juga memberikan dukungan penuh kepada Cristiano Ronaldo. Kapten Portugal itu menjadi sasaran sorotan setelah belum mampu mencetak gol dalam laga pembuka dan rentetan puasa golnya di turnamen besar terus berlanjut sejak Piala Dunia 2022.
Menurut Dalot, Ronaldo sudah sangat terbiasa menghadapi tekanan dan kritik sepanjang kariernya. Karena itu, ia tidak melihat adanya perubahan dalam pandangan para pemain Portugal terhadap sosok penyerang berusia 41 tahun tersebut.
Membela rekan setimnya, Dalot mengatakan, "Semua orang tahu kemampuan Cristiano dalam menghadapi kritik. Dengan semua yang dibicarakan orang, kritik sudah menjadi bagian dari lingkungannya. Pendapat kami tentang dirinya tidak berubah. Dia akan selalu siap membantu dan mewakili negaranya."
Dalot juga mengungkapkan bahwa para pemain Portugal sengaja membatasi paparan terhadap media sosial selama turnamen berlangsung. Menurutnya, langkah tersebut diambil agar tim tetap fokus pada tujuan utama mereka dan tidak terganggu oleh komentar negatif yang beredar di internet.
Menjelaskan keputusan tersebut, Dalot mengatakan, "Sebelum Piala Dunia dimulai, kami berbicara mengenai media sosial dan kritik. Ketika Anda memiliki tim seperti ini, terutama dengan Cristiano di dalamnya, kami harus belajar menghadapi kritik yang tidak biasa. Karena itulah tim menjauh dari kritik di media sosial."
Portugal kini mengalihkan perhatian sepenuhnya ke pertandingan melawan Uzbekistan. Dalot menilai masih banyak waktu bagi timnya untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada laga pertama dan menunjukkan kualitas yang sebenarnya di panggung Piala Dunia 2026.
Menutup komentarnya, Dalot mengatakan, "Sisi positifnya adalah semua ini terjadi di awal turnamen. Semakin cepat hambatan itu datang, semakin mudah bagi kami untuk menutup pembahasan tersebut dan melangkah maju."
Artikel Tag: Cristiano Ronaldo, Piala Dunia, Portugal, Piala Dunia 2026, Diogo Dalot