Dorong Kembalinya Sepak Bola Rusia, Menlu Ukraina Kecam Gianni Infantino
Timnas Rusia / via adidas
Berita Sepak Bola: Menteri Luar Negeri Ukraina, Andrii Sybiha mengecam Presiden FIFA yakni Gianni Infantino karena berupaya membawa Rusia kembali ke sepak bola internasional, menyebutnya sebagai "orang yang bejat secara moral," katanya dalam sebuah unggahan di X.
Sybiha mengingatkan Infantino bahwa 679 anak perempuan dan laki-laki Ukraina tidak akan pernah bisa bermain sepak bola lagi karena Rusia telah membunuh mereka.
"Dan hal itu terus membunuh lebih banyak orang sementara orang-orang yang bejat secara moral menyarankan pencabutan larangan, terlepas dari kegagalan Rusia untuk mengakhiri perangnya," katanya.
Menteri tersebut menambahkan bahwa generasi mendatang akan memandang niat seperti itu sebagai hal yang memalukan, dan membandingkannya dengan Olimpiade 1936 yang diadakan di Jerman Nazi.
Dalam sebuah wawancara dengan Sky News, Gianni Infantino, yang telah memimpin FIFA sejak 2016, mendesak agar Rusia dikembalikan ke dunia olahraga.
Ketua FIFA mengatakan bahwa ia percaya bahwa memulihkan partisipasi Rusia, setidaknya di tingkat junior, adalah hal yang mungkin dan perlu, dengan alasan bahwa pembatasan hanya memperdalam permusuhan timbal balik.
Ketika ditanya apakah ia mendukung pencabutan sanksi terhadap Rusia, Infantino menjawab: "Oh, tentu saja. Kita harus melakukannya. Ya, setidaknya di tingkat junior. Larangan ini tidak menghasilkan apa-apa. Saya menentang larangan, saya juga menentang boikot. Saya pikir itu tidak menghasilkan apa-apa, itu hanya memicu peningkatan kebencian."
Pada 28 Februari 2022, Komite Olimpiade Internasional merekomendasikan agar federasi olahraga internasional melarang atlet Rusia dan Belarusia menyusul invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina. Pada hari yang sama, FIFA dan UEFA mengecualikan tim nasional Rusia dan semua klub Rusia dari kompetisi mereka.
Artikel Tag: FIFA, Ukraina, Gianni Infantino, Piala Dunia, Rusia