Fabian Hurzeler Akui Georginio Rutter Tak Bahagia di Brighton
Fabian Hurzeler bicara situasi Georginio Rutter di Brighton. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Georginio Rutter berpeluang kembali ke Elland Road untuk pertama kalinya sejak meninggalkan Leeds United dan bergabung dengan Brighton and Hove Albion pada 2024. Namun, Fabian Hurzeler memberi sinyal striker asal Prancis itu kemungkinan kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Georginio Rutter memang kesulitan mendapatkan tempat utama secara reguler di Brighton dalam beberapa bulan terakhir. Dari 30 penampilannya musim ini, hanya tiga yang menjadi starter sejak awal Februari, sementara enam dari tujuh laga Premier League terakhir ia mulai sebagai pemain cadangan.
Meski begitu, pemain berusia 24 tahun tersebut tetap memberi kontribusi penting untuk Brighton. Tiga gol yang ia cetak musim ini bahkan secara tidak langsung membantu Leeds United dalam persaingan papan bawah Premier League setelah lahir saat melawan West Ham United, Tottenham Hotspur, dan Burnley.
Menjelang laga Leeds United vs Brighton pada Ahad (17/5/2026) malam WIB, Rutter mengaku emosional menghadapi kesempatan kembali bermain di Elland Road. Ia yakin akan mendapat sambutan hangat dari pendukung Leeds karena merasa meninggalkan klub dengan hubungan yang baik.
“Saya menunggu sambutan yang bagus karena saya tidak pergi dengan situasi buruk,” kata Rutter kepada BBC Radio Sussex. “Bahkan sekarang mereka senang karena setiap kali saya mencetak gol itu melawan West Ham, Burnley, dan Tottenham.”
“Elland Road sangat spesial bagi saya. Kembali ke sana akan menjadi momen spesial. Ini pertama kalinya saya menghadapi mantan tim di stadion mereka sendiri, jadi tentu terasa berbeda,” lanjutnya.
Sementara itu, Fabian Hurzeler mengakui Rutter memang kecewa dengan menit bermain yang ia dapatkan. Namun, pelatih Brighton tersebut memuji sikap profesional sang pemain yang tetap mendukung tim meski tidak selalu dimainkan.
“Tentu saja dia tidak bahagia dengan menit bermainnya, itu normal,” kata Hurzeler. “Tetapi dia selalu ada untuk rekan setim dan klub. Hal paling penting adalah semua orang menempatkan ego mereka di bawah kesuksesan tim. Saya selalu menekankan ‘tim di atas segalanya’.“
Hurzeler juga memberikan pujian kepada Daniel Farke atas keberhasilan Leeds United bertahan di Premier League musim ini. Ia menilai Leeds tetap menjadi lawan yang sangat sulit karena intensitas permainan dan semangat kolektif yang mereka miliki.
“Saya masih punya banyak rasa hormat untuk Daniel Farke,” ujar Hurzeler. “Dia melakukan pekerjaan luar biasa di Leeds. Mereka melewati masa sulit tetapi menunjukkan reaksi yang hebat dan memainkan sepak bola yang sangat bagus dalam beberapa pekan terakhir.”
Artikel Tag: Brighton and Hove Albion, Leeds United, fabian hurzeler, Georginio Rutter