Fabian Hurzeler Tanggapi Rumor Ketertarikan Manchester United
Fabian Hurzeler tegaskan fokus utamanya murni untuk Brighton di tengah spekulasi yang mengaitkannya dengan kursi kepelatihan Manchester United. (Foto: Mike Hewitt/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Manajer Brighton and Hove Albion, Fabian Hurzeler, akhirnya buka suara menanggapi rumor yang mengaitkan dirinya dengan potensi mengisi posisi manajer di Manchester United menyusul ketidakpastian masa depan Michael Carrick. Carrick yang sempat membawa Manchester United finis di peringkat ketiga Premier League musim lalu kini berada dalam tekanan besar usai mencatatkan awal musim terburuk dengan hanya meraih satu kemenangan dari enam laga liga.
Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions tengah pekan lalu kian memojokkan posisi Michael Carrick di Old Trafford. Manajemen Manchester United dikabarkan mulai membidik sejumlah calon pengganti, di mana Fabian Hurzeler disebut-sebut sebagai kandidat utama dari panggung Premier League bersama mantan juru taktik Chelsea, Antonio Conte.
Menjelang laga sengit melawan Crystal Palace pada Ahad (18/10/2026) pukul 20.00 WIB, Hurzeler menegaskan komitmennya untuk tidak terdistraksi oleh spekulasi media. Manajer berusia 33 tahun tersebut memilih untuk mendedikasikan seluruh energinya demi mempersiapkan tim serta mempersembahkan hasil maksimal bagi para pendukung The Seagulls.
"Kendalikan apa yang bisa dikendalikan dan fokus pada hal-hal yang bisa saya pengaruhi. Begitulah cara saya melakukan berbagai hal, baik di masa-masa baik maupun masa-masa sulit. Saya tidak pernah berfokus pada kebisingan atau gangguan di masa-masa sulit, dan tidak pernah berfokus pada kebisingan di masa-masa baik. Saya selalu berfokus pada tim saya, pada persiapan saya, dan mengamankan kemenangan untuk para pendukung, karena mereka tahu betapa pentingnya hal itu," kata Hurzeler seperti dikutip dari Sky Sports News.
Sikap tenang Fabian Hurzeler selaras dengan pernyataan Chief Executive Officer Brighton, Paul Barber, yang mengaku tidak khawatir apabila aset terbaik klub dilirik oleh tim raksasa. Barber menegaskan bahwa The Seagulls sudah terbiasa dengan skema pergantian figur kunci serta memiliki perencanaan suksesi yang sangat matang di dalam maupun di luar lapangan.
Sejak menjabat di Amex Stadium, Hurzeler sukses mengukir rekor impresif dengan mengemas persentase kemenangan mencapai 45,9 persen dari hampir 100 pertandingan di semua kompetisi. Usai membawa Brighton finis di peringkat kedelapan musim lalu dan menembus Conference League, kini ia mengantar timnya bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Premier League dengan raihan 13 poin serta menjadi tim paling produktif lewat torehan 18 gol.
Artikel Tag: Manchester United, Premier League, Brighton and Hove Albion, fabian hurzeler