Football Benchmark: Generali Stadium Bisa Raup 212 Juta Euro per Klub
Generali Stadium
Berita Liga Italia: Football Benchmark menaksir Generali Stadium bisa beri Inter Milan dan AC Milan 174-212 Juta Euro per tahun, jauh di atas pendapatan area San Siro.
Stadion baru Inter Milan dan AC Milan, Generali Stadium, berpotensi mengubah kemampuan kedua klub mencetak pendapatan hari pertandingan dan bersaing dengan klub-klub besar Eropa.
Itu hasil analisis terbaru Football Benchmark yang ditulis CEO-nya, Andrea Sartori. Masalahnya, menurut analisis itu, adalah San Siro penuh tetapi hasilnya kecil.
Pada 2024/25, Real Madrid memimpin pendapatan matchday Eropa dengan 232,6 Juta Euro. Inter ada di urutan ke-9 dengan 103,6 Juta Euro, naik 39 persen berkat langkah ke final Liga Champions, sementara Milan di urutan ke-15 dengan 69,5 Juta Euro.
Dalam musim 2025/26, rata-rata penonton Milan di Serie A mencapai 73.370 dan Inter 73.020. Hambatannya bukan penonton, melainkan struktur San Siro yang minim hospitality premium, ruang komersial, dan pemasukan di hari tanpa pertandingan.
Football Benchmark memakai ukuran RevPEPAS, yakni pendapatan per laga per kursi tersedia. Pada 2024/25 Inter mencatat 47,1 Euro (urutan ke-17 di Eropa) dan Milan 33,9 Euro (ke-38), jauh di bawah PSG yang 147,4 Euro.
Dengan Generali Stadium, RevPEPAS diperkirakan bisa mencapai 90 sampai 110 Euro. Dengan kapasitas 71.500 penonton dan 27 laga kandang per tahun, itu berarti 174 sampai 212 Juta Euro pendapatan matchday tahunan untuk masing-masing klub.
Penyusutan kapasitas dari Meazza tidak dianggap masalah karena fokusnya menaikkan pendapatan per kursi lewat hospitality dan kursi premium. Pendapatan stadion Real Madrid pada 2025/26 mencapai 363 Juta Euro setelah memakai Bernabéu baru.
Artikel Tag: Inter Milan, AC Milan