Freiburg Lolos ke Final Liga Europa Usai Tundukkan Braga
Freiburg Lolos ke Final Liga Europa Usai Tundukkan Braga - sumber: (getfootballnewsgermany)
Berita Bundesliga: Empat tahun setelah Eintracht Frankfurt meraih mahkota Liga Europa, kali ini giliran klub Bundesliga lainnya, Freiburg, yang mengincar trofi UEL dan tempat di Liga Champions. Di musim keduanya melatih Freiburg, Julian Schuster membawa skuad asuhannya kembali ke kancah Eropa dengan potensi meraih sejarah di panggung terbesar Eropa. Freiburg akan melangkah ke Istanbul untuk Final Liga Europa 2025/26!
Bertahan dari kekalahan 2-1 pada leg pertama semifinal di kandang Braga, serta kesalahan telat kiper Noah Atubolu, Freiburg berhasil membalikkan keadaan dengan kemenangan 3-1 di kandang sendiri. Di hadapan penonton penuh di Europa Park Stadion, tim yang dikenal dengan julukan Schwarzwaldverein ini memastikan langkah ke final dengan agregat 4-3. Hampir semua pemain Freiburg tampil gemilang di malam yang bersejarah ini.
Kartu Merah Awal Mengubah Jalannya Laga
Dapat dukungan dari koreografi memukau suporter tuan rumah, tim Schuster menunjukkan semangat tinggi sejak awal pertandingan. Laga yang dimulai sengit itu diwarnai dengan jatuhnya Jan-Niklas Beste oleh penyerang Braga, Mario Dorgeles, di menit keenam. Wasit Davide Massa tanpa ragu mengeluarkan kartu merah karena tekel tersebut dianggap menggagalkan peluang gol jelas bagi Freiburg.
Gol Pembuka Aneh Freiburg
Setelah Dorgeles diusir, dominasi pertandingan beralih sepenuhnya ke tangan tuan rumah. Melalui penetrasi dari Beste dan Lukas Kübler di sisi kanan, Freiburg akhirnya unggul 1-0 berkat situasi bola mati yang aneh pada menit ke-19. Bola dari tendangan sudut Grifo gagal dibersihkan Braga, membuat Kübler yang mendapatkan bola bisa melesakkannya ke gawang lawan meski tendangannya mengalami defleksi dari pemain lawan, Jean-Baptiste Gorby.
Johan Manzambi Menambah Keunggulan
Pemain muda Swiss, Johan Manzambi, menggandakan keunggulan di menit ke-41. Manzambi menyusup dari kiri dan menghujamkan tendangan melengkung cantik dari jarak 20 meter. Gol yang memukau ini berhasil menambah semangat tim untuk melaju ke final. Meski demikian, Braga hampir menyamakan kedudukan agregat jelang akhir babak pertama. Peluang ganda dari Victor Gomez yang membentur tiang dan upaya dari Rodrigo Zalazar nyaris membuahkan gol.
Freiburg Berusaha Menyelesaikan Laga dengan Tenang
Memasuki babak kedua, Freiburg tampil lebih energik dan berusaha mencetak gol ketiga yang akan memastikan kemenangan mereka. Meski kesempatan datang dari Grifo, Matthias Ginter, dan Manzambi di menit ke-47 hingga ke-53, penyelesaian mereka sedikit meleset. Bahkan, Manzambi nyaris mencetak gol lagi di menit ke-62. Tiga peluang emas Freiburg pada menit ke-70 juga berhasil digagalkan dengan apik oleh kiper Braga, Lukas Hornicek. Sempat ada kekhawatiran bahwa gol ketiga sangat dibutuhkan namun belum kunjung tiba.
Kübler Membuat Gol, Tensi Tetap Tinggi
Fullback Freiburg, Kübler, akhirnya mencetak gol ketiga di menit ke-72 lewat sundulan rapi memanfaatkan bola hasil tendangan bebas Grifo. Namun, ketegangan kembali hadir saat Pau Victor membalas dari sundulan hasil umpan Victor Gomez tujuh menit berselang. Peluang terakhir dari Gorby di menit ke-88 nyaris memaksa laga memasuki perpanjangan waktu, tetapi kiper Atubolu tampil heroik dengan penyelamatan akrobatiknya.
Pada akhirnya, Atubolu sekali lagi menyelamatkan Freiburg dengan blok krusial di menit ke-90+6, memastikan keunggulan Freiburg tetap bertahan sampai peluit akhir.
Penilaian Pemain Freiburg di Liga Europa:
- Noah Atubolu: 9
- Philipp Treu: 6
- Philipp Lienhart: 6
- Matthias Ginter: 7
- Lukas Kübler: 9
- Nicolas Höfler: 6
- Maximilian Eggestein: 6
- Vincenzo Grifo: 8
- Johan Manzambi: 9
- Jan-Niklas Beste: 8
- Igor Matanovic: 6
Pemain Terbaik GGFN: Johan Manzambi (9)
Johan Manzambi layak mendapatkan gelar pemain terbaik berkat kontribusinya dalam menginspirasi rekan setim dengan lima tembakan ke gawang dan 25 umpan sukses. Kübler yang juga mencetak dua gol malam itu berperan penting dalam sukses Freiburg, tapi penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas penampilan dominan Manzambi. Tak ada pemain yang tampil biasa saja pada malam spektakuler ini bagi Freiburg.
Artikel Tag: Freiburg, Noah Atubolu, Johan Manzambi