Fulham Pertimbangkan Thomas Frank sebagai Pengganti Alvaro Arbeloa
Thomas Frank dipertimbangkan usai Fulham melakoni awal musim tanpa kemenangan. (Foto: Bo Amstrup / Ritzau Scanpix / AFP via Getty Images) / Denmark OUT
Berita Liga Inggris: Klub Premier League, Fulham, mempertimbangkan langkah serius untuk mengganti posisi pelatih kepala Alvaro Arbeloa usai mencatatkan hasil buruk di awal musim. Arbeloa sejatinya baru saja ditunjuk sebagai juru taktik anyar pada bursa transfer musim panas lalu untuk menggantikan Marco Silva.
Mantan pelatih Real Madrid berusia 43 tahun tersebut dinilai belum mampu mendongkrak performa tim hingga Fulham kini terdampar di peringkat ke-19 klasemen sementara. Situasi tersebut menempatkan Alvaro Arbeloa dalam tekanan besar usai melakoni lima pertandingan awal tanpa mengemas satu pun kemenangan.
Laporan eksklusif dari Football Insider mengonfirmasi bahwa manajemen Fulham telah secara aktif menghubungi mantan pelatih Brentford dan Tottenham Hotspur, Thomas Frank. Sosok juru taktik asal Denmark tersebut dinilai sebagai figur paling ideal untuk mengambil alih kepemimpinan di Craven Cottage.
Frank yang kini berusia 52 tahun berstatus tanpa klub usai mengakhiri pengabdian singkat di Tottenham Hotspur pada Februari lalu. Kendati mengalami periode sulit bersama Spurs, rekam jejak Frank saat membawa Brentford promosi hingga menjadi tim mapan di Premier League tetap mendapat apresiasi tinggi.
Keinginan Frank untuk segera kembali melatih di panggung tertinggi mendapat sambutan positif dari pihak manajemen Fulham. Namun, laporan Football Insider juga menyebutkan bahwa Crystal Palace turut mengawasi situasi sang pelatih seiring rumor pemecatan juru taktik mereka, Pierre Sage.
Palace yang kini tertahan di posisi ke-15 klasemen berpotensi menjadi pesaing utama Fulham dalam perburuan tanda tangan Frank. Kondisi tersebut memaksa manajemen The Cottagers untuk bergerak cepat apabila benar-benar memutuskan untuk mengakhiri masa kepelatihan Arbeloa dalam waktu dekat.
Fulham sejatinya menghadapi jadwal yang cukup berat pada awal musim dengan bersua Chelsea, Liverpool, dan Manchester United. Meskipun mampu meraih hasil imbang melawan Liverpool serta Manchester United, kegagalan meraih tiga poin penuh membuat posisi klub kian mengkhawatirkan.
Rangkaian pertandingan krusial usai jeda internasional melawan tim-tim promosi seperti Ipswich Town, Hull City, dan Coventry City bakal menjadi ujian menentukan bagi Arbeloa. Hasil dari laga-laga tersebut diprediksi akan menentukan masa depan Arbeloa di kursi kepelatihan Craven Cottage.
Artikel Tag: Alvaro Arbeloa, fulham, Thomas Frank