Gianni Infantino Akui FIFA Tak Bisa Campuri Keputusan Visa Pemerintah AS
Gianni Infantino / via Gettyimages
Berita Sepak Bola: Presiden FIFA, Gianni Infantino membela cara badan pengatur sepak bola tersebut menangani masalah visa menjelang Piala Dunia 2026, dengan mengatakan bahwa pihaknya sedang berupaya mencari solusi tetapi tidak dapat mengesampingkan keputusan pemerintah AS.
Berbicara menjelang pertandingan pembuka turnamen antara salah satu tuan rumah yakni Meksiko dan Afrika Selatan, Infantino menanggapi kekhawatiran seputar wasit Somalia, Omar Abdulkadir Artan, yang dilarang masuk ke AS meskipun memiliki visa yang sah.
"Sangat disayangkan apa yang terjadi pada wasit dari Somalia," kata Gianni Infantino. "Kita bukanlah raja dunia yang dapat memerintah pemerintah dan kepolisian. Kita adalah organisasi olahraga."
Kasus ini telah menarik perhatian soal imigrasi menjelang turnamen 11 Juni-19 Juli setelah pihak berwenang AS mengatakan Artan ditolak masuk karena hubungannya dengan "anggota yang diduga dari organisasi teror".
Infantino mengatakan FIFA terus bekerja di balik layar untuk menyelesaikan masalah yang belum terselesaikan, tetapi menekankan bahwa keputusan imigrasi pada akhirnya berada di tangan otoritas nasional.
"Kami selalu berusaha mencari solusi," katanya. "Terkadang, langsung berteriak dan membentak justru memberikan efek sebaliknya, yaitu menghambat pencarian solusi."
Ketika ditanya apakah kontroversi terkait visa membuatnya menyesal memilih AS sebagai salah satu negara tuan rumah, Infantino mengatakan dia tidak menyesal.
"Memang ada masalah; itu wajar untuk acara sebesar ini," katanya. "Beberapa berasal dari Amerika Serikat, beberapa dari Kanada, beberapa dari Meksiko. Kami menangani semuanya."
Presiden FIFA juga menunjuk partisipasi Iran dalam turnamen tersebut sebagai bukti upaya organisasinya untuk mengatasi situasi politik yang kompleks.
"Orang-orang mengatakan Iran tidak mungkin datang ke Piala Dunia," kata Infantino. "Saya berjanji kepada mereka bahwa mereka akan datang."
Artikel Tag: FIFA, Gianni Infantino, Piala Dunia, AS, Piala Dunia 2026