Kanal

Graham Potter Akui Swedia Kalah Kelas dari Norwegia

Penulis: Fery Andriyansyah
03 Jun 2026, 05:00 WIB

Graham Potter soroti kelemahan Swedia jelang Piala Dunia 2026. (Foto: Mateusz Slodkowski/Getty Images)

Berita Piala Dunia dunia: Graham Potter mendapat peringatan keras menjelang Piala Dunia 2026 setelah tim nasional Swedia menelan kekalahan 3-1 dari rival mereka, Norwegia, dalam laga persahabatan di Oslo pada Selasa (2/6) dini hari WIB. Meski hanya berstatus pertandingan uji coba, hasil tersebut menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum turnamen dimulai.

Graham Potter menyaksikan timnya kesulitan sejak menit-menit awal pertandingan. Norwegia langsung mendominasi dan unggul tiga gol pada babak pertama melalui dua gol Jorgen Strand Larsen serta satu gol Antonio Nusa. Situasi itu semakin mengesankan karena tuan rumah tampil tanpa dua bintang utama mereka, Erling Haaland dan Martin Odegaard.

Swedia baru mampu memberikan respons setelah jeda melalui gol Alexander Isak pada babak kedua. Namun gol tersebut tidak cukup untuk mengubah jalannya pertandingan karena Norwegia sudah lebih dulu membangun keunggulan yang nyaman. Performa buruk selama 45 menit pertama menjadi sorotan utama setelah peluit akhir dibunyikan.

Graham Potter tidak berusaha mencari alasan atas kekalahan tersebut. "Ini malam yang sangat sulit bagi kami. Norwegia berada di depan kami dalam hal permainan mereka dan sudah lebih lama bekerja bersama. Kami tidak tampil sebaik yang kami inginkan, sama sekali tidak," ujar Potter usai pertandingan.

Pelatih asal Inggris itu memang melihat adanya peningkatan setelah memasukkan delapan pemain baru saat turun minum, termasuk Isak. Namun ia tetap merasa penampilan timnya secara keseluruhan jauh dari harapan. "Babak pertama adalah kekecewaan besar. Babak kedua lebih baik. Kami harus berkembang."

Kapten Swedia, Victor Lindelof, yang masuk pada babak kedua, memiliki pandangan serupa. Ia mengakui timnya terlalu mudah dihukum oleh Norwegia dan kehilangan energi pada periode penting pertandingan. Meski demikian, bek berpengalaman tersebut menegaskan bahwa fokus utama tetap tertuju pada Piala Dunia yang akan dimulai dalam waktu dekat.

"Mereka menghukum kami dengan sangat mudah. Ada sedikit kekurangan energi pada babak pertama," kata Lindelof. "Jangan hanya terpaku pada hasil hari ini. Kami memang kalah dan selamat untuk Norwegia, tetapi kami sedang bekerja untuk sesuatu yang lebih besar yang akan datang dalam beberapa minggu ke depan."

Lindelof juga menilai hasil buruk ini tidak akan memengaruhi mental skuad. "Ini tidak akan memengaruhi para pemain. Jika ini pertandingan pertama kami di Piala Dunia tentu tidak bagus, tetapi ini hanyalah laga persahabatan."

Meski begitu, kekalahan dari Norwegia menjadi pengingat bahwa Swedia masih memiliki sejumlah kelemahan yang harus diperbaiki. Setelah memastikan tiket ke Piala Dunia lewat kemenangan atas Polandia pada Maret lalu, tim sempat berada dalam suasana optimistis. Namun hasil di Oslo menunjukkan bahwa mereka belum berada pada level yang diinginkan untuk bersaing di turnamen terbesar dunia.

Swedia masih memiliki satu pertandingan pemanasan lagi melawan Yunani sebelum berangkat ke Meksiko. Laga tersebut akan menjadi kesempatan terakhir bagi Graham Potter untuk menemukan formula terbaik sebelum memulai perjalanan di Piala Dunia. Swedia dijadwalkan menghadapi Tunisia pada 15 Juni 2026 dalam pertandingan pembuka Grup F, sebelum melanjutkan perjuangan menghadapi Belanda dan Jepang di fase grup.

Artikel Tag: Timnas Norwegia, Timnas Swedia, Piala Dunia 2026, Graham Potter

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru