Heimir Hallgrimsson Ungkap Ketidakpastian Skuad Irlandia Lawan Israel
Heimir Hallgrimsson akui adanya perbedaan pendapat jelang laga Irlandia di Serbia. (Foto: Stephen McCarthy/Sportsfile via Getty Images)
Berita Sepak Bola: Pelatih kepala Timnas Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson, mengungkapkan bahwa timnya masih belum menentukan sikap pasti terkait laga 'kandang' UEFA Nations League melawan Israel yang dijadwalkan berlangsung di Serbia. Ketidakpastian tersebut mencuat di tengah perdebatan sengit yang membayangi persiapan tim menjelang laga kontra Austria di Dublin.
Sebelumnya, mayoritas pemain Irlandia sepakat untuk tetap tampil saat meraih kemenangan 3-0 atas Israel di Debrecen, Hungaria. Kendati Presiden FAI Paul Cooke menegaskan niat federasi untuk melanjutkan laga balasan di Backa Topola, pihak manajemen tim memilih untuk fokus menyelesaikan pertandingan melawan Austria terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan final.
Selepas kemenangan di Hungaria, Heimir Hallgrimsson membeberkan bahwa jajaran pelatih dan pemain akan berdiskusi kembali usai merampungkan laga terdekat. Para pemain diberikan waktu luang bersama keluarga sebelum berkumpul kembali untuk mempersiapkan strategi.
"Kami belum memutuskan 100% apa yang akan kami lakukan. Ketika kami tiba di rumah malam ini, kami akan memberi mereka hari libur besok untuk pulang... dan kemudian kami akan kembali dan bersiap untuk pertandingan Austria. Mudah-mudahan kami dapat menyelesaikan pertandingan itu dan mengadakan diskusi," ujar Hallgrimsson saat memberikan keterangannya.
Dinamika internal skuad Irlandia sempat memanas setelah kiper Gavin Bazunu memutuskan mundur dari ketersediaan pilihan untuk laga kontra Israel. Keputusan Bazunu memicu rapat darurat dan pemungutan suara di internal tim, meski sang penjaga gawang tetap berada di dalam skuad untuk laga melawan Austria.
Hallgrimsson tidak menampik adanya perbedaan pandangan yang cukup tajam di antara para pemainnya terkait isu politik yang menyelimuti pertandingan tersebut. Sang juru taktik menekankan pentingnya menghormati setiap sudut pandang di dalam tim yang diisi oleh pemain dengan berbagai latar belakang.
"Semua yang bisa saya katakan adalah saya pikir kita semua merasa tidak nyaman, yang pertama. Yang kedua, kita memiliki pendapat yang berbeda, dan kita harus membiarkan orang memiliki pendapat yang berbeda. Ini bukan satu pendapat yang benar dan yang lainnya salah," kata Hallgrimsson menekankan toleransi di dalam timnya.
"Pemain yang berbeda dalam skuad datang dari latar belakang yang berbeda, jadi kita harus berhati-hati agar semua orang memiliki suara dalam keputusan kita... Saya berharap Anda akan melihat masa-masa sulit yang telah dilalui para pemain dan keluar sebagai pemenang, karena mereka ingin mewakili negara mereka," lanjut Hallgrimsson menguraikan situasi sulit yang dihadapi anak asuhnya.
Artikel Tag: Republik Irlandia, Heimir Hallgrimsson, Israel, UEFA Nations League