Imbang Lawan Irlandia Utara, Craig Bellamy Ngamuk di Ruang Ganti Wales
Craig Bellamy marah besar usai performa buruk Wales. (Foto: Michael Steele/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Craig Bellamy menunjukkan sisi emosionalnya saat Wales tertinggal dalam laga uji coba melawan Irlandia Utara. Untuk pertama kalinya sejak menjabat pada 2024, ia meluapkan kemarahan dengan membentak pemain dan bahkan memukul meja di ruang ganti setelah melihat performa tim yang jauh dari harapan.
Situasi tersebut menjadi sorotan karena selama ini Craig Bellamy dikenal mulai lebih tenang sebagai pelatih. Namun, pertandingan yang berjalan datar dan minim intensitas membuatnya kembali menunjukkan karakter lamanya yang penuh emosi demi membangkitkan reaksi dari para pemainnya.
Ia mengaku tidak puas dengan sikap timnya di lapangan pada laga Rabu (1/4/2026) di Cardiff City Stadium, yang berakhir imbang 1-1. “Itu pertama kalinya saya harus benar-benar marah saat jeda. Tangan saya masih sakit karena memukul meja,” ujar Bellamy, menggambarkan betapa emosionalnya momen tersebut.
Bellamy menegaskan bahwa ia bisa menerima kesalahan teknis, tetapi tidak dengan sikap bermain. “Saya bisa menerima permainan buruk dengan bola dan kesalahan. Tapi memenangkan duel, bola kedua, dan kerja sama tim, itu yang paling penting bagi saya,” lanjutnya.
Ia juga mempertanyakan kesiapan timnya sendiri. “Apakah saya sudah mempersiapkan mereka dengan cukup? Karena saya pikir sudah. Kami tidak boleh menyia-nyiakan pertandingan. Tim biasa punya alasan, tapi saya tidak percaya kami tim biasa,” tegasnya.
Bek Wales, Joe Rodon, mengakui ini adalah pertama kalinya skuad melihat Bellamy semarah itu. Ledakan emosi tersebut mengingatkan pada karakter Bellamy saat masih aktif sebagai pemain yang dikenal penuh gairah dan kontroversi.
Situasi pertandingan sendiri memang jauh dari ideal. Laga ini awalnya diharapkan menjadi momen penting menuju Piala Dunia, namun berubah menjadi sekadar laga uji coba setelah Wales gagal di babak play-off beberapa hari sebelumnya.
Atmosfer stadion pun terasa datar meski pertandingan digelar di kandang sendiri. Banyak kursi kosong terlihat, mencerminkan kekecewaan suporter setelah kekalahan menyakitkan yang membuat mereka kehilangan peluang tampil di turnamen besar.
Meski tiket sebenarnya terjual habis, banyak fans memilih tidak hadir. Hal ini menunjukkan betapa besar dampak kegagalan tersebut terhadap antusiasme publik, bahkan untuk pertandingan kandang sekalipun.
Pada akhirnya, laga ini menjadi pengingat bagi Wales bahwa mereka harus segera bangkit. Reaksi keras Bellamy bisa menjadi titik balik, sekaligus peringatan bahwa standar tim tidak boleh menurun jika ingin kembali bersaing di level tertinggi.
Artikel Tag: Craig Bellamy, Timnas Wales, Timnas Irlandia Utara