Imbang vs Lecce, Sarri Akui Lazio Alami Penurunan
Maurizio Sarri
Berita Liga Italia: Lazio hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Lecce di pertandingan lanjutan Serie A yang berlangsung pada Sabtu (24/01) malam waktu setempat. Pelatih Maurizio Sarri mengakui bahwa klubnya sedang mengalami penurunan dan tidak bergerak ke arah yang benar, ia siap menerima konsekuensinya.
Maurizio Sarri tampak murung dan kecewa setelah Lazio hanya bermain imbang 0-0 melawan Lecce Sabtu malam waktu setempat. Kedua tim sedang dalam performa buruk menjelang laga yang berlangsung di Stadio Via del Mare, dan kecemasan mereka terlihat dalam laga yang berakhir tanpa gol tersebut.
Tuan rumah memiliki lebih banyak peluang, tembakan Ylber Ramadani masih membentur mistar gawang dan mengakhiri empat kekalahan beruntun dengan setidaknya mengumpullkan satu poin. Sedangkan Biancocelesti menorehkan 11 clean sheet yang merupakan satu-satunya kabar positif bagi sang pelatih pada Sabtu malam.
“Saya telah mengatakan banyak hal kepada para penggemar Lazio, saya mengatakan bahwa musim ini saya akan melakukan apapun dan siap menerima kompromi apapun, karena saya telah berjanji pada mereka, mereka telah menunjukkan banyak cinta yang tidak akan pernah bisa saya balas sepenuhnya,”ujar Sarri via Sky Sport Italia.
“Lazio tidak bisa anda pahami dari luar, saat anda tiba di sini, itu adalah cinta tak bersyarat.”
Pelatih ditanya secara langsung, apakah The Aquile mengalami penurunan kualitas selama musim ini?
“Sejauh ini, ya. Kita harus melihat di mana posisi kita di akhir musim, tetapi sampai sekarang ya. Klub memberi tahu saya bahwa mereka ingin membangun skuad muda, tetapi harus berkualitas,” jawab sang pelatih.
“Saya tidak peduli dengan usia, jika ada kualitas, Anda bisa berusia 20 atau 30 tahun, itu tidak masalah bagi saya.
“Tim melakukan yang terbaik hari ini setelah minggu yang sulit, sayangnya kami menyia-nyiakan begitu banyak umpan di babak pertama dan mempersulit diri sendiri. Ada lebih sedikit kesalahan di babak kedua, dan kami menghilang di sepertiga akhir lapangan, tetapi itu adalah masalah berulang yang sulit kami atasi.”
Selanjutnya sang pelatih ditanyakan apakah timnya bergerak ke arah yang benar.
“Saya tidak tahu, saya sama sekali tidak memiliki ide saat ini, kita akan punya gambaran yang lebih baik ketika situasinya lebih stabil. Saat ini, perasaan yang dominan adalah tidak, tetapi kita akan lihat apa yang terjadi dalam beberapa hari ke depan, mungkin saya salah. Mari kita tunggu dan lihat,” pungkas sang pelatih.