Kanal

Insiden Alessandro Bastoni dan Vinicius Jr Bukti Pentingnya Self Control

Penulis: Uphit Kratos
25 Feb 2026, 09:30 WIB

Alessandro Bastoni

Berita Liga Italia: Insiden yang melibatkan Alessandro Bastoni dan Vinicius Junior, memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya manajemen risiko dan kepemimpinan.

Kedua peristiwa tersebut menunjukkan lapangan hijau kini telah bertransformasi layaknya sebuah ruang rapat direksi perusahaan besar. Kegagalan dalam menjaga kendali diri bisa memberikan dampak kerugian reputasi yang sangat besar bagi klub.

Pekan lalu, aksi diving Alessandro Bastoni memicu kartu merah bagi Pierre Kalulu dan gelombang kritik tajam media. Hal ini sempat menutupi pencapaian gemilang i nerazzurri yang kini unggul 18 poin atas sang rival.

Beberapa hari kemudian, laga Benfica vs Madrid harus dihentikan setelah Vinicius melaporkan dugaan penghinaan rasis dari Gianluca Prestianni. UEFA pun segera melakukan investigasi mendalam dan menjatuhkan sanksi skorsing.

Manajemen nerazzurri, yang kini dimiliki oleh Brookfield melalui Oaktree, sangat memahami realitas operasi sepak bola elit saat ini. Standar perilaku pemain di dalam maupun di luar lapangan menjadi hal yang sangat non-negosiasi.

Peran pelatih kepala, Cristian Chivu, kini tidak hanya terbatas pada taktik dan kebugaran pemain saja. Sang pelatih juga bertanggung jawab sebagai penjaga budaya klub yang harus menanamkan nilai-nilai kejujuran kepada setiap penggawa tim.

Fenomena pemain yang menutupi mulut saat berbicara jadi simbol dari kekhawatiran akan pengawasan kamera yang ada di mana-mana. Namun, transparansi seharusnya mendorong perilaku yang lebih baik, bukan menciptakan budaya ‘curang’.

Manajemen tim yang bermarkas di San Siro tersebut dinilai memiliki kematangan organisasi dalam merespons setiap insiden negatif.

Artikel Tag: Inter Milan, Serie A, Alessandro Bastoni

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru