Issa Diop Sebut Ipswich Town Mampu Imbangi Permainan Manchester City
Issa Diop menilai performa babak kedua Ipswich Town saat bersua Manchester City membuktikan mentalitas dan ketangguhan tim. (Foto: Michael Steele/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Bek Ipswich Town, Issa Diop, meyakini bahwa timnya menunjukkan peningkatan performa yang sangat signifikan pada babak kedua meski harus takluk 2-3 dari Manchester City. Laga tandang Pekan ke-7 Premier League tersebut berlangsung sengit di Etihad Stadium pada Sabtu (17/10/2026).
Dua gol Erling Haaland dan satu gol Phil Foden memastikan kemenangan ketujuh beruntun bagi Manchester City musim ini. Ipswich Town sejatinya memberikan perlawanan gigih lewat gol perdana Daizen Maeda serta mengecilkan kedudukan di menit-menit akhir lewat eksekusi penalti Zian Flemming usai Marc Guehi melanggar Abdul Fatawu di dalam kotak penalti.
Issa Diop mengakui bahwa penampilan timnya pada paruh pertama tidak berjalan sesuai dengan rencana awal. Kendati demikian, bek berusia 29 tahun tersebut merasa bangga atas karakter yang ditunjukkan anak asuh Gary O'Neil setelah mampu bangkit dan merepotkan barisan pertahanan tuan rumah hingga peluit panjang dibunyikan.
"Babak pertama kami tidak sebagus yang kami inginkan. Namun kemudian kami bangkit lebih baik di babak kedua dan saya pikir kami menunjukkan wajah yang lebih baik. Sayangnya kami tidak bisa membalas gol dan mendapatkan poin. Kami tahu kualitas yang mereka miliki. Mereka memiliki pemain-pemain besar, mereka berada di puncak liga selama bertahun-tahun, jadi kami tahu apa yang diharapkan hari ini. Kami tampil lumayan, kami bisa melakukan yang lebih baik, tetapi sekarang sudah terlambat, jadi kami berfokus pada pertandingan hari Jumat," kata Diop.
Kekecewaan akibat kekalahan diakui Issa Diop mewarnai suasana ruang ganti Ipswich Town usai pertandingan. Kendati demikian, manajer Gary O'Neil memberikan apresiasi atas peningkatan respons taktis serta mentalitas pantang menyerah yang diperagakan para pemainnya saat berhadapan dengan salah satu tim terbaik dunia.
"Saat Anda kalah dalam sebuah pertandingan, langsung setelahnya Anda selalu merasa frustrasi dan sedih. Namun ketika kami mengevaluasinya nanti, kami akan melihat hal-hal yang kami lakukan dengan baik. Selalu ada hal baik yang bisa diambil dari pertandingan seperti itu, terutama melawan tim seperti ini. Manajer jelas kecewa dengan hasilnya, tetapi dia senang dengan babak kedua yang kami tampilkan," ujar Diop menambahkan.
Semangat juang hingga menit akhir menjadi ciri khas utama yang terus ditanamkan O'Neil ke dalam skuad Ipswich Town musim ini. Diop optimistis modal ketangguhan fisik dan mentalitas kolektif tersebut akan menjadi amunisi berharga saat mereka bersiap menjamu Nottingham Forest pada laga berikutnya.
"Ini adalah mentalitas kelompok. Kami memiliki pemain-pemain bagus dan mentalitas yang baik. Ini juga sesuatu yang ingin dimasukkan manajer ke dalam kelompok, tetap bersatu hingga akhir. Saya pikir kami menunjukkan ketangguhan dalam beberapa pertandingan. Kami telah mencetak beberapa gol di akhir laga, dan saya pikir kami akan mencetak lebih banyak gol lagi," tutur Diop mengakhiri keterangannya.
Artikel Tag: Manchester City, Premier League, ipswich town, issa diop