Jamie Carragher Kritik Keras Pemilik Chelsea usai Pemecatan Rosenior
Jamie Carragher sebut eksperimen Chelsea gagal. (Foto: Chris Brunskill/Fantasista/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Jamie Carragher melontarkan kritik tajam terhadap Chelsea setelah pemecatan Liam Rosenior. Ia menilai masalah utama klub bukan hanya di kursi pelatih, melainkan pada struktur kepemilikan yang dianggap gagal total.
Dalam beberapa musim terakhir, The Blues telah menghabiskan lebih dari £1,5 miliar sejak diambil alih oleh konsorsium yang dipimpin Todd Boehly dan Behdad Eghbali. Namun, investasi besar tersebut justru tidak berbanding lurus dengan performa di lapangan.
Menurut Jamie Carragher, pergantian pelatih yang terus terjadi hanya menjadi gejala dari masalah yang lebih dalam. Ia menilai para pelatih diperlakukan seperti bagian kecil dalam sistem yang terlalu dikendalikan oleh manajemen.
Dalam kolomnya di The Telegraph, Carragher menyampaikan kritiknya secara tegas. “Pemilik Chelsea telah mengubah mesin juara menjadi eksperimen yang gagal, kejatuhan Liam Rosenior adalah bukti dari manajemen yang buruk yang telah merusak klub yang sebelumnya sukses, fakta bahwa sudah lima pelatih permanen dipecat dalam empat tahun menunjukkan bahwa Chelsea membutuhkan pemilik baru sama besarnya dengan kebutuhan akan pelatih baru,” tulisnya.
Carragher juga menyoroti pendekatan klub yang terlalu fokus pada strategi bisnis dibanding keseimbangan tim di lapangan. Menurutnya, kebijakan kontrak jangka panjang dan eksploitasi celah finansial justru merusak harmoni skuad. “Era BlueCo adalah kegagalan total, contoh nyata lebih mementingkan citra dibanding substansi, mereka menghabiskan lebih dari £1,5 miliar untuk membuat Chelsea menjadi kurang sukses, kurang ditakuti, kurang dihormati, dan bahkan kurang menguntungkan,” lanjutnya.
Carragher juga menilai keputusan menunjuk Rosenior sejak awal sudah berisiko tinggi. Ia menilai pelatih muda tersebut tidak diberi fondasi yang cukup untuk sukses di lingkungan yang penuh tekanan. “Sejak awal, sudah ada anggapan bahwa ini hanya soal waktu sebelum berakhir buruk, dia tidak mungkin menolak kesempatan itu, tetapi situasinya membuatnya sulit untuk bertahan,” tambahnya.
Situasi ini membuat Chelsea kini menghadapi tantangan besar dalam mencari pelatih baru yang mampu mengendalikan skuad besar sekaligus beradaptasi dengan visi manajemen. Bursa transfer musim panas juga akan menjadi ujian penting, terutama dengan kemungkinan penjualan beberapa pemain.
Dengan tekanan dari suporter yang terus meningkat, keputusan berikutnya dari manajemen akan sangat menentukan apakah The Blues mampu keluar dari krisis atau justru semakin terpuruk di musim mendatang.
Artikel Tag: Chelsea, Jamie Carragher, Liam Rosenior