Kanal

Jauh Lebih Gelap!: Kronologi Lengkap Insiden Rasisme Terhadap Keinan Davis

Penulis: Uphit Kratos
10 Mei 2026, 16:10 WIB

Keinan Davis

Berita Liga Italia: Rekonstruksi insiden rasisme di pertandingan Cagliari vs Udinese di Unipol Domus. Keinan Davis sempat memegang lengan wasit dan mendapat kartu kuning

Kemenangan 2-0 Udinese di kandang Cagliari ternoda oleh insiden di menit-menit akhir laga. Striker Keinan Davis dilaporkan mendengar pelecehan rasial, dan kronologi kejadiannya jauh lebih kacau dari yang terlihat di layar televisi.

Mendekati akhir laga di Unipol Domus, Davis terlihat sangat marah dan berusaha menyampaikan sesuatu kepada wasit Federico Dionisi, yang memimpin pertandingan tersebut, dengan cara memegang lengannya.

Wasit yang awalnya tidak memahami situasi langsung mengeluarkan kartu kuning untuk Davis, namun kemudian mencabutnya setelah pemain Udinese lainnya, Oumar Solet, berhasil menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.

Gelandang Udinese, Jesper Karlström, berbicara langsung kepada DAZN Italia usai laga: "Davis mendengar hinaan rasial, sungguh luar biasa bahwa ini masih terjadi di zaman sekarang."

Ketegangan kembali memuncak setelah peluit panjang berbunyi. Davis dan Alberto Dossena hampir terlibat adu fisik sebelum dipisahkan oleh rekan-rekan mereka.

Pelatih Cagliari, Fabio Pisacane, langsung membela pemainnya kepada DAZN Italia: ”Saya jauh dari insiden itu, tapi saya menanyai pemain saya, yang mengatakan kepada saya bahwa ia sama sekali tidak mengucapkan kata-kata rasis.”

“Saya percaya orangnya, saya percaya Alberto, karena saya sudah mengenalnya selama bertahun-tahun, dan ia tidak pernah bisa melakukan hal seperti ini."

Insiden ini menambah panjang daftar catatan kelam di Sardinia. Stadion Cagliari sebelumnya juga pernah menjadi lokasi pelecehan rasial terhadap Moise Kean saat masih berseragam Juventus, dan bek AC Milan, Fikayo Tomori.

Artikel Tag: Udinese, Cagliari, Keinan Davis, Unipol Domus

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru