Kanal

Javier Tebas Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA

Penulis: Fery Andriyansyah
22 Jul 2026, 09:00 WIB

Javier Tebas minta Gianni Infantino mengundurkan diri. (Foto: Irina R. Hipolito/Europa Press via Getty Images)

Berita Sepak Bola: Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali melontarkan kritik keras kepada Presiden FIFAGianni Infantino. Ia secara terbuka menyatakan bahwa Infantino seharusnya mengundurkan diri karena dianggap telah merusak industri sepak bola melalui perluasan berbagai kompetisi internasional yang mengorbankan liga domestik.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Tebas menilai masa kepemimpinan Infantino sudah seharusnya berakhir. Meski demikian, ia pesimistis perubahan akan terjadi karena hingga kini belum ada kandidat kuat yang bersedia menantang Infantino pada pemilihan Presiden FIFA periode 2027-2031 yang dijadwalkan berlangsung di Maroko pada 18 Maret 2027.

"Saya pikir, ya, waktunya sudah habis. Dia seharusnya tidak bertahan, tetapi situasi saat ini membuatnya tidak akan pergi. Tidak ada kandidat oposisi karena tidak ada yang ingin maju hanya untuk kalah. Sistem ini memang bermasalah sejak awal," kata Javier Tebas.

Tebas mengungkapkan banyak pihak sebenarnya tidak sepakat dengan kebijakan Gianni Infantino, tetapi memilih tidak mengambil tindakan. "Saya mendengar banyak orang menentang Infantino dan tidak setuju dengan apa yang dilakukannya. Mereka mengatakannya, tetapi kemudian tidak melakukan apa pun," ujar Tebas.

Presiden La Liga itu juga menyoroti keputusan FIFA menunda hukuman larangan bermain terhadap penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, setelah kartu merah yang diterimanya di Piala Dunia 2026. Tebas menilai keputusan tersebut sangat serius, terlebih muncul setelah adanya intervensi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Menurutnya, FIFA beruntung karena Belgia kemudian menyingkirkan Amerika Serikat sehingga persoalan itu tidak berkembang menjadi krisis yang lebih besar.

Selain itu, Tebas kembali mengkritik rencana penambahan jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim. Menurutnya, kebijakan tersebut hanya akan semakin membebani kalender pertandingan dan mengancam keberlangsungan kompetisi domestik yang selama ini menjadi fondasi industri sepak bola.

"Menambah jumlah tim nasional tidak masuk akal. Industri sepak bola bukan hanya Piala Dunia. Kompetisi domestiklah yang menopang olahraga ini. Mereka sedang menghancurkan industri sepak bola yang menciptakan puluhan ribu lapangan kerja demi turnamen yang hanya berlangsung sekitar 40 hari," kata Tebas.

Artikel Tag: FIFA, Gianni Infantino, Javier Tebas

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru