Jeremie Boga dan Emil Holm Debut di Juventus, Begini Kata Luciano Spalletti
Jeremie Boga dalam debutnya bersama Juventus (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, mengomentari penampilan dua pemain anyarnya, Jeremie Boga dan Emil Holm, yang debut di laga kontra Atalanta yang berujung kekalahan.
Si Nyonya Tua bertandang ke Gewiss Stadium, Bergamo untuk menghadapi Atalanta pada Jumat (6/2) dini hari WIB dengan modal berharga setelah kemenangan telak 4-1 atas Parma di Serie A.
Pelatih Luciano Spalletti melakukan rotasi dalam skuadnya, namun beberapa pemain andalan seperti Gleison Bremer, Khephren Thuram, dan Weston McKennie masih menjadi starter.
Walau begitu, Juventus kewalahan. Mereka sudah tertinggal sejak menit ke-27 akibat gol Gianluca Scamacca yang disambung dua gol lainnya di babak kedua melalui Kamaldeen Sulemana dan Mario Pasalic hingga duel berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan La Dea.
Spalletti sempat berupaya untuk mengubah peruntungan Juve dengan memasukkan beberapa pemain dari bangku cadangan, termasuk dua pemain anyar, Jeremie Boga dan Emil Holm.
Keduanya baru bergabung di akhir pekan kemarin, pada hari-hari penutupan bursa transfer musim dingin namun sudah menjalani debutnya.
"Mereka adalah pemain yang baru datang. Kecuali dua orang itu, saya mengenal pemain saya dengan sangat baik dan saya tahu apa yang bisa mereka berikan kepada kami," kata Spalletti ketika ditanyakan soal para rekrutan anyar, dilansir dari Ilbianconero.
"Kehilangan beberapa bola lagi bisa terjadi; kami hanya kurang kemampuan untuk membaca fase krusial yang kami miliki. Jika Anda perhatikan dengan saksama, semuanya tampak sedikit menyimpang."
Spalletti enggan untuk menyalahkan kedua pemain itu setelah kekalahan ini, mengingat mereka baru datang. Namun, dia sudah mengenal kualitas para pemain llamanya, dan mendesak mereka untuk memperbaiki cara pengambilan keputusan.
"Dalam situasi yang kami hadapi, kami bahkan tidak mencetak satu gol pun dan kebobolan tiga gol; kami tidak bermain terlalu buruk. Kemudian Anda harus mengatasi situasi tersebut," tambahnya.
"Keputusan-keputusan ini mungkin juga disebabkan oleh kerasnya pertandingan; itu adalah pertandingan yang intens dan energik, berkat kekuatan kedua tim, dengan banyak duel," lanjutnya.
"Kami kehilangan terlalu banyak bola, dan beberapa keputusan tidak dibuat pada saat-saat penting. Ada saat-saat penting, dan pada saat-saat itulah penting untuk membuat pilihan yang tepat: di situlah Anda melihat pemain-pemain top."
Artikel Tag: Juventus, Atalanta, Luciano Spalletti, jeremie boga, Emil Holm