Kanal

Joan Laporta Santai Hadapi Aduan Real Madrid ke UEFA

Penulis: Demos Why
02 Jul 2026, 06:28 WIB

Joan Laporta. (Foto: Josep Lago/AFP)

Berita Sepak Bola: Presiden Barcelona, ​​Joan Laporta, menepis pengaduan Real Madrid kepada UEFA terkait kasus Negreira dan menegaskan bahwa ia yakin klubnya tidak perlu khawatir.

Setelah menyampaikan pidato pelantikan untuk menandai dimulainya masa jabatan presiden barunya, Laporta berbicara kepada wartawan, di mana ia ditanya tentang pengaduan Real Madrid baru-baru ini kepada UEFA yang meminta tindakan disipliner terhadap Barcelona. Real Madrid mengirimkan berkas rinci berisi keputusan wasit yang mereka yakini menguntungkan tim Catalan, dan mengaitkannya dengan kasus Negreira.

Joan Laporta, yang sebelumnya menyindir Florentino Perez, menggambarkan tindakan Real Madrid sebagai sesuatu yang tidak lebih dari sekadar amarah dan mengulangi keyakinannya bahwa pengaduan tersebut tidak akan menghasilkan hasil yang diharapkan klub. Dia mengulangi frasa tersebut beberapa kali selama tanggapannya, menekankan bahwa Barcelona mengetahui posisi UEFA mengenai masalah ini. Menurut Laporta, pengaduan tersebut merupakan upaya untuk memperpanjang masalah yang telah diteliti secara mendalam.

"Mereka tidak akan berhasil," ujar Laporta.

"Kita tahu apa yang dipikirkan UEFA tentang masalah ini, dan mereka tidak akan mendapatkan apa yang mereka inginkan. Ini hanyalah ulah kekanak-kanakan mereka; mereka mencoba memperpanjang masalah ini untuk membenarkan tindakan yang tidak masuk akal dan tidak akan berhasil."

"Kasus ini sedang disidangkan di pengadilan biasa dan kami telah menanganinya sejak lama. Kami telah menyerahkan bukti dalam persidangan. Pihak lawan belum memberikan [apa pun]."

Joan Laporta berpendapat bahwa pengaduan Real Madrid dirancang untuk mengalihkan perhatian dari masalah yang memengaruhi klub itu sendiri. Dia berpendapat bahwa langkah tersebut telah membantu menarik perhatian media sekaligus mengalihkan fokus dari topik-topik yang lebih tidak nyaman, seperti diskusi yang sedang berlangsung tentang model kepemilikan Real Madrid, serta masalah-masalah di Santiago Bernabeu.

"Hal ini sangat membantu mereka dalam menimbulkan kehebohan dan mengalihkan perhatian dari isu-isu lain," ujarnya melanjutkan.

"Upaya mereka untuk menjadi perusahaan publik terbatas, dan hal-hal lain yang tidak berjalan sesuai rencana, seperti kenyataan bahwa tidak akan ada musik dan mereka tidak tahu di mana mereka harus parkir," candanya.

Komentar Joan Laporta muncul setelah presiden Real Madrid, Florentino Perez, menggambarkan kasus Negreira sebagai skandal terbesar dalam sejarah sepak bola dunia dan menyatakan bahwa UEFA tidak dapat membiarkan sepak bola tetap berada di bawah kecurigaan korupsi.

Barcelona sebelumnya telah memperingatkan, ketika Rafael Yuste menjabat sebagai presiden sementara, bahwa klub akan menempuh proses hukum pencemaran nama baik secara pidana jika Perez tidak menarik kembali pernyataan-pernyataan tersebut. Terlepas dari peningkatan ketegangan terbaru antara dua klub terbesar Spanyol, Laporta menegaskan bahwa ia tetap yakin posisi Barcelona aman dan keluhan terbaru Real Madrid tidak akan mengubah hasilnya.

Artikel Tag: UEFA, Barcelona, Real Madrid, Florentino Perez, Joan Laporta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru