Kanal

Julen Lopetegui Bidik Kemenangan Bersejarah Qatar atas Bosnia

Penulis: Fery Andriyansyah
24 Jun 2026, 17:00 WIB

Julen Lopetegui yakin Qatar mampu jaga asa lolos di Piala Dunia 2026. (Foto: Jared C. Tilton - FIFA/FIFA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Julen Lopetegui menegaskan Qatar akan berjuang habis-habisan saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada Kamis (25/6/2026) dini hari WIB dalam laga terakhir Grup B Piala Dunia 2026. Ia berharap timnya mampu mencatatkan kemenangan pertama dalam sejarah penampilan negara tersebut di putaran final Piala Dunia.

Julen Lopetegui dan anak asuhnya berada dalam situasi yang tidak mudah setelah hanya mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan awal. Baik Qatar maupun Bosnia dan Herzegovina sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Menatap pertandingan penentuan tersebut, Lopetegui menegaskan timnya memiliki motivasi besar untuk menciptakan sejarah baru. Ia menilai para pemain siap memberikan segalanya demi mempertahankan harapan bertahan di turnamen.

"Tekanan? Tidak ada. Kami memiliki ambisi dan antusiasme. Kami akan bertarung habis-habisan di lapangan untuk meraih kemenangan," ujar Lopetegui kepada wartawan.

Persiapan Qatar menuju pertandingan ini tidak lepas dari bayang-bayang kekalahan telak 0-6 dari Kanada pada laga sebelumnya. Dalam pertandingan tersebut, Homam Ahmed dan Assim Madibo sama-sama menerima kartu merah yang semakin memperburuk situasi tim.

Salah satu insiden yang paling mendapat perhatian adalah tekel Madibo yang menyebabkan gelandang Kanada Ismael Kone mengalami patah kaki. Lopetegui mengungkapkan bahwa pemainnya sangat terpukul dengan kejadian tersebut dan telah menemui Kone secara langsung.

Membahas kondisi sang pemain, Lopetegui mengatakan, "Dia sangat terpukul dengan cedera itu. Tidak pernah ada niat darinya untuk menyebabkan hal tersebut. Dia bahkan sudah mengunjungi Ismael Kone di Vancouver."

Meski mengalami kekalahan menyakitkan dari Kanada, Qatar berusaha segera bangkit dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya. Julen Lopetegui menegaskan hasil buruk tersebut tidak boleh terus membebani mental para pemain.

Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan The Maroons menghadapi laga hidup-mati melawan Bosnia dan Herzegovina. Lopetegui percaya timnya masih memiliki peluang jika mampu menunjukkan performa terbaik.

"Sekarang kami fokus pada tantangan yang ada di depan kami. Bosnia dan Herzegovina adalah tim yang kuat secara fisik maupun teknis. Mereka memiliki banyak pemain berbahaya dan berbagai solusi dalam permainan. Kami harus memaksimalkan kekuatan kami sendiri," kata Lopetegui.

Dukungan suporter juga menjadi sumber motivasi tambahan bagi skuad Qatar. Penyerang Ahmed Al-Eddin mengaku terharu melihat banyak pendukung negaranya hadir langsung di stadion saat menghadapi Kanada maupun ketika bermain imbang melawan Swiss.

Menggambarkan arti dukungan tersebut, Al-Eddin berkata, "Itu membuat kami merasa memiliki harapan, seolah-olah kami sedang bermain di Qatar, bukan di Amerika Serikat. Insya Allah, kami akan berusaha membalas walau hanya sebagian kecil dari dukungan yang telah mereka berikan kepada kami."

Artikel Tag: Qatar, Piala Dunia, Julen Lopetegui, bosnia, Piala Dunia 2026

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru