Kalah Telak vs Spanyol, Bilic Keluhkan Krosia Kurang Agresif
Slaven Bilic
Berita Liga Negara: Slaven Bilic memberikan peniliaian yang blak-blakan setelah Kroasia menelan kekalahan telak 4-1 dari tuan rumah Spanyol dan menuduh para pemainnya kurang agresif untuk bersaing dengan sang juara dunia. Sang pelatih merupakan sosok yang tampak frustasi di Seville saat melihat timnya ditaklukkan oleh tuan rumah.
Pelatih timnas Kroasia, Slaven Bilic memberikan penilaian terhadap penampilan timnya menyusul kekalahan telak dari Spanyol di Seville. Ia merasa kecewa dengan cara timnya kalah menyebutkan bahwa para pemainnya .tampak gentar menghadapi momen tersebut dan nama besar lawan mereka. Mantan manajer West Ham itu mencatat bahwa meskipun skuad sedang dalam masa transisi, kurangnya semangat juang yang ditunjukkan di lapangan tidak dapat diterima bagi negara dengan sejarah sepak bola yang membanggakan seperti Kroasia.
"Malam yang sulit bagi kami. Performa kami buruk dalam segala aspek; kami kecewa. Kami bisa saja mencari alasan dengan fakta bahwa lawan adalah Spanyol—sang juara dunia dan tim kami masih baru, namun kita tidak boleh bermain tanpa agresivitas, seolah-olah kami hadir hanya untuk merayakan keberhasilan mereka menjuarai Piala Dunia. Kita tidak bisa datang ke sini hanya untuk menjadi bagian dari perayaan itu. Itu bukan karakter kami," ujar Bilic seperti dikutip Goal.
Pertandingan dimulai dengan sangat buruk untuk tim tamu yang di mana mareka tertinggal dalam waktu cepat. Meski sempat ada harapan saat mereka bisa berhasil kembali ke pertandingan akan tetapi Kelalaian di lini pertahanan menjadi penyebab kegagalan mereka. Bilic menyoroti kurangnya kedisiplinan pada momen-momen krusial, terutama saat menghadapi situasi bola mati dan tekanan bertubi-tubi dari skuad asuhan Luis de la Fuente. Lini belakang Kroasia kesulitan membendung pergerakan dinamis para penyerang Spanyol sepanjang pertandingan.
"Kami bisa mencari banyak alasan. Saat kebobolan di menit pertama melawan juara dunia, tim butuh waktu beberapa menit untuk bangkit kembali. Kami sempat menyamakan kedudukan, namun justru ketika kami membutuhkan kekuatan, ketenangan, dan kecerdasan untuk mengganggu permainan lawan, kami malah kebobolan lagi lewat situasi bola mati padahal mungkin seharusnya situasinya bisa berbalik," tambah Bilic.
“Kami menunjukkan penampilan buruk terutama di lini pertahanan, lini pertahanan kami tidak bekerja dengan baik. Namun selalu ada hal-hal positif. Kadang kami bisa mengatasi tekanan mereka dengan Kovacic dan Perisic, dan kami bisa melihat beberapa hal positif dari penampilan secara individu. Beljo bermain baik bukan hanya karena gol yang dicetaknya.”