Kekacauan di Marseille: Nwaneri Terjebak Setelah Kepala Mundur
Kekacauan di Marseille: Nwaneri Terjebak Setelah Kepala Mundur - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Situasi sulit kini dihadapi oleh Ethan Nwaneri, pemain muda yang dipinjamkan Arsenal ke Olympique de Marseille, di tengah masa pinjamannya yang berlangsung di klub Prancis tersebut.
Keadaan di Stade Velodrome memburuk dengan cepat dalam beberapa hari terakhir. Nwaneri, yang baru berusia 18 tahun, awalnya menunjukkan potensi besar dengan mencetak gol hanya beberapa menit setelah debutnya. Namun, situasi di Marseille berubah cepat setelah mereka tersingkir dari Liga Champions dan kehilangan manajer serta direktur olahraga secara bersamaan.
Roberto De Zerbi, manajer asal Italia yang membawa Nwaneri ke pesisir Mediterania, terpaksa mundur setelah timnya kalah telak dari Paris Saint-Germain dan gagal di dua laga terakhir Liga Champions. Meski demikian, Mikel Arteta, pelatih The Gunners, tetap optimis bahwa keputusan meminjamkan Nwaneri ke Marseille adalah langkah yang tepat. "Salah satu alasannya adalah Roberto, tetapi juga karena Marseille sebagai klub dan lingkungan yang bisa memberikan pengalaman positif bagi Ethan," ujar Arteta.
Di tengah kekacauan tersebut, Jacques Abardonado dipercaya sebagai pelatih sementara saat Marseille menghadapi Strasbourg di Ligue 1. Pertandingan itu berakhir imbang 2-2 setelah tim tamu berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Nwaneri sendiri tidak dimainkan dalam pertandingan tersebut, dengan Abardonado lebih memilih menurunkan Bilal Nadir di posisi gelandang serang.
Sementara itu, kekacauan di Stade Velodrome tidak luput dari perhatian para supporter Marseille. Mereka sempat mencoba memasuki suite kepresidenan sebelum dicegah oleh petugas keamanan. Suasana semakin panas dengan spanduk dan teriakan yang menuntut pengunduran diri manajemen klub.
Di tengah tekanan tersebut, Mehdi Benatia akhirnya meninggalkan jabatannya sebagai direktur olahraga Marseille. Ia menyatakan kepergiannya dengan rasa penyesalan namun mengakui bahwa suasana di sekitar tim semakin memburuk. "Proyek tetap berjalan meski terjadi kemunduran, tetapi saya tidak bisa mengabaikan iklim saat ini," ungkap Benatia.
Dengan Marseille yang kini berada di posisi keempat klasemen Ligue 1, Nwaneri berharap drama yang terjadi tidak mempengaruhi masa depannya di klub. Terlebih lagi, posisinya di dalam tim menjadi tanda tanya menjelang penunjukan manajer dan direktur olahraga baru. Habib Beye, mantan bek Marseille dan Newcastle, sempat disebut-sebut sebagai kandidat, namun kepergian Benatia mengubah rencana klub dalam mencari sosok pengganti.
Artikel Tag: Ethan Nwaneri