Kelanjutan Sidang Vittorio Boiocchi, Marco Ferdico: Beretta yang Salah!
Marco Ferdico
Berita Liga Italia: Sidang kasus pembunuhan bos ultras Inter Milan, Vittorio Boiocchi, memasuki babak baru. Marco Ferdico, sang otak pelaku, buka suara soal peran sebenarnya.
Marco Ferdico, mantan anggota dewan Curva Nord Inter, memberikan kesaksian mengejutkan di pengadilan Milan. Ia mengakui secara terbuka bahwa dirinya adalah otak dari pembunuhan berencana yang merenggut nyawa Boiocchi pada 2022.
Namun, ia dengan tegas membela diri, menyebut bahwa sebenarnya ia hanyalah eksekutor yang dihasut oleh orang lain.
"Saya sepenuhnya bersalah dan bertanggung jawab telah melakukan pembunuhan, tetapi Beretta yang terus-menerus mempengaruhi kami. Dia mengetahui semua detail, bahkan detail terakhir," ujar Ferdico.
Ferdico mengklaim bahwa ia hanya melaksanakan perintah karena takut. Ia menyebut bahwa Beretta terus menekannya dengan alasan bahwa Boiocchi akan membunuh mereka berdua, jika mereka tidak segera membunuhnya.
"Kami bertemu 10-15 kali sehari. Saya yang mengurusnya, tetapi dia yang terburu-buru. Saya tidak mengambil satu Euro pun karena itu bukan uang saya, itu adalah uang untuk orang yang melakukan pekerjaan itu," tegasnya.
"Saya melakukan ini untuk seseorang yang salah (Beretta)." Ia juga mengaku bahwa sebelum hari naas itu, hidupnya baik-baik saja. "Kami berempat (pelaku) hanyalah anak-anak yang kabur dari rumah,"
Lebih lanjut lagi, Ferdico menolak meminta maaf kepada keluarga Boiocchi yang hadir di ruang sidang. "Itu akan munafik. Tidak ada pengampunan," pungkasnya.
Sebagai catatan, Bellocco adalah pewaris keluarga mafia 'Ndrangheta yang berpusat di Calabria. Dia pernah masuk jeruji besi karena kegiatan kejahatan terorganisasi, termasuk penguasaan tiket di San Siro.
Artikel Tag: Inter Milan