Kesalahan di Final Liga Champions Bikin Arteta Kecewa
Kesalahan di Final Liga Champions Bikin Arteta Kecewa - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Dalam laga final Liga Champions yang berlangsung di Puskas Arena, Budapest, satu kesalahan besar dilakukan oleh pemain Arsenal yang membuat manajer Mikel Arteta terlihat sangat kecewa. Steven Gerrard mengungkapkan bahwa kesalahan Noni Madueke dalam mengambil tendangan sudut saat melawan Paris Saint-Germain membuat Arteta "seperti ingin mencabut rambutnya sendiri".
Sebelum pertandingan penting ini, kualitas Arsenal dalam memanfaatkan situasi bola mati telah menjadi bahan pembicaraan. Kemampuan The Gunners mencetak gol dari situasi ini telah membantu mereka menjuarai Liga Inggris dan mencapai final besar di Eropa. Namun, pada babak pertama melawan PSG, mereka tidak diberi kesempatan untuk mengambil satu-satunya tendangan sudut yang didapat karena waktu tambahan telah habis.
Saat pertandingan memasuki perpanjangan waktu, Arsenal mendapatkan tendangan sudut yang diantisipasi oleh para penggemarnya untuk menghasilkan gol penting. Sayangnya, umpan silang Madueke melenceng jauh dari sasaran, bahkan tidak mencapai tiang dekat.
Gerrard, yang bersama Ally McCoist bertugas sebagai komentator di pertandingan tersebut, merasa kecewa dengan eksekusi tendangan sudut tersebut. Mantan kapten Liverpool itu menyatakan, "Jika Anda adalah Mikel Arteta, Anda pasti frustrasi. Peluang emas terbuang sia-sia," sementara McCoist juga terkejut dengan hasil tendangan tersebut.
Kamera sempat menangkap ekspresi Arteta dan pelatih set-pieces Nicolas Jover yang tampak sangat marah dengan eksekusi buruk itu. Namun, insiden tersebut bukan satu-satunya momen yang melibatkan Madueke.
Mantan pemain sayap Chelsea ini juga terlibat dalam insiden lain saat ia beradu dengan bek kiri PSG, Nuno Mendes. Para pemain Arsenal, termasuk Declan Rice, memprotes keras meminta penalti, namun wasit dan VAR tidak sependapat. Rice bahkan mendapat kartu kuning karena protesnya yang keras, sementara Arteta juga mendapat kartu kuning karena kemarahannya di pinggir lapangan.
Madueke memulai pertandingan dari bangku cadangan, dengan Arteta memilih Leandro Trossard, Kai Havertz, dan Bukayo Saka sebagai trisula lini depan. Madueke baru dimasukkan pada menit ke-83 menggantikan rekannya sesama timnas Inggris.
Musim ini, setelah didatangkan dari Chelsea dengan biaya transfer £48.5 juta, Madueke telah menyumbangkan delapan gol dan empat assist dalam debutnya bersama Arsenal, termasuk tiga gol dan satu assist dalam kampanye Liga Champions mereka.
Artikel Tag: Arsenal, Mikel Arteta