Kolektor Trofi terbanyak, Arema FC Tak Gentar Hadapi Persib
Pelatih Arema, Marcos Santos
Berita Super League Indonesia: Arema FC menghadapi laga pertama di Piala Presiden dengan semangat yang tinggi. Ada ambisi untuk bisa mencuri hasil positif dari Persib di Stadion Si Jalak Harupat.
Pertandingan akan digelar pada Sabtu (25/7) malam. Klub berjuluk Singo Edan dalam kondisi siap tempur melawan tuan rumah yang punya reputasi mentereng di tiga musim terakhir sebagai juara Super League.
Pelatih Arema, Marcos Santos menegaskan timnya tak gentar dan siap bersaing. Catatan sebagai pemilik gelar tersubur di Piala Presiden dengan empat kali juara adalah modal untuk menjadi klub nomor satu.
"Persiapan yang kuat, persiapan di mana kita tahu tingkat persaingan saat ini, tim-tim besar, tetapi Arema adalah pemegang gelar terbanyak di kompetisi ini," terang Marcos Santos dalam jumpa pers jelang laga, Jumat (24/7).
"Kami memiliki kerendahan hati dalam bekerja untuk membangun chemistry, menyatukan pemain-pemain baru dan berusaha meningkatkan penampilan saat ini yang membuat para pendukung kami bangga terhadap kami," lanjutnya.
Namun Marcos Santos juga menekankan timnya supaya tidak terlalu percaya diri. Karena lawan yang akan dihadapi di matchday pertama juga tidak main-main. Maung Bandung adalah tim bertabur bintang dan juga fondasi timnya sudah terbentuk dengan kokoh.
"Pertandingan yang sangat sulit di mana kita akan langsung menghadapi juara tiga kali liga di laga perdana. Sebuah tim yang dilatih sangat baik dalam tiga tahun ini oleh pelatihnya. Sedangkan tim kami melanjutkan (pembangunan tim) dari musim lalu. Dan ya, kami berharap tim ini terus berkembang," ujar dia.
Laga ini sendiri akan jadi duel para pemain asing dari Brasil. Arema diperkuat sepuluh legiun impor asal Negeri Samba. Sedangkan Persib dihuni Ramon Tanque, Julio Cesar, Berguinho serta Uilliam Barros.
Marcos Santos mengatakan dia sudah cukup mengenal pemain asing Persib dari Brasil. Selain itu, sang pelatih juga membeberkan alasan dirinya mengoleksi pemain asing dari Brasil karena cocok dengan skema permainan.
"Saya pikir globalisasi dalam sepakbola memberikan kesempatan ini kan? Empat pemain Brasil yang berada di sini di Bandung adalah pemain-pemain luar biasa, yang saya kenal dan pernah saya hadapi berkali-kali di Brasil maupun di liga musim lalu," ujarnya.
"Dan di tim kami, terlepas dari apakah dia pemain Brasil, Kolombia, atau lokal, yang selalu bermain adalah dia yang berada dalam kondisi terbaik, dia yang benar-benar tahu cara memanfaatkan kesempatan dan cocok dengan model permainan yang saya yakini kuat untuk Arema sepanjang musim ini, dimulai dari Piala Presiden ini," tukasnya.
Artikel Tag: arema, Persib, Piala Presiden