Kylian Mbappe Menyukai Kehidupannya Barunya di Madrid
Kylian Mbappe. (Foto: Buda Mendes - FIFA)
Berita Sepak Bola: Kylian Mbappe membahas masa adaptasinya di Real Madrid dan kenangan pahit saat timnas Prancis dikalahkan oleh Argentina di final Piala Dunia 2022.
Saat timnas Prancis bersiap memulai kampanye mereka di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Senegal, Kylian Mbappe memberikan sekilas pandangan langka tentang kehidupannya di luar lapangan. Ia membahas segala hal termasuk proses adaptasinya di Real Madrid.
Dalam wawancara dengan Le Parisien, Mbappe membahas terkait bulan-bulan pertamanya di Spanyol serta tantangan tantangan yang datang dengan menjadi salah satu pemain sepak bola paling terkenal di planet ini. Ia mengaku sangat menikmati gaya hidup yang sangat berbeda di Madrid dibandingkan dengan yang ia alami di Paris. Mbappe merasa hidupnya lebih bebas dan leluasa jika dibandingkan saat ia masih berada di kota kelahirannya.
"Saya siap menjadi terkenal; saya harus menghadapi itu," ujar Mbappe.
"Saya sangat bahagia di Madrid; saya bisa hidup lebih bebas daripada di Prancis. Saya bisa keluar di jalan tanpa pengawalan keamanan."
"Saya bisa menjalani hidup dan membuat rencana yang sebelumnya tidak pernah saya buat. Itu bagus. Saya melakukan hal-hal yang sangat normal, lebih normal dari yang orang kira."
Meskipun sebagian besar wawancara berfokus pada masa kini, satu topik tak pelak lagi membawa Kylian Mbappe kembali ke momen paling menyakitkan dalam karier internasionalnya.
Bintang Real Madrid itu ditanya tentang kekalahan dramatis Prancis dari Argentina di final Piala Dunia 2022, sebuah pertandingan di mana ia menampilkan salah satu penampilan individu terbaik yang pernah dilihat di sebuah final, tetapi tetap berada di pihak yang kalah.
"Sangat sulit untuk kalah di final Piala Dunia. Ini adalah kompetisi yang diadakan setiap empat tahun sekali. Banyak pemain dari pertandingan itu yang sudah tidak lagi bermain di Piala Dunia ini," ujarnya melanjutkan.
"Itulah kejamnya – membayangkan kami sudah melalui semua itu hanya untuk kalah adu penalti. Saya tidak percaya pada keberuntungan; adu penalti bukanlah lotere."
"Ini adalah keterampilan teknis, tetapi tetap saja ini adalah cara paling kejam untuk kalah di final Piala Dunia," pungkasnya.
Artikel Tag: Real Madrid, Kylian Mbappe