Kanal

Liam Rosenior Salahkan Pemain Usai Chelsea Dibantai Brighton 3-0

Penulis: Fery Andriyansyah
22 Apr 2026, 21:00 WIB

Liam Rosenior kecewa berat dengan performa Chelsea. (Foto: Chris Lee/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Liam Rosenior meluapkan kekecewaannya usai Chelsea kalah 0-3 dari Brighton and Hove Albion pada Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Ia menilai performa timnya sangat mengecewakan dan tidak mencerminkan standar klub, bahkan menjadi salah satu malam terburuk dalam kariernya.

Chelsea tampil tanpa arah sepanjang pertandingan, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dan hampir tidak menciptakan peluang berbahaya. Sebaliknya, Brighton tampil efektif dengan mencetak tiga gol dari sembilan tembakan tepat sasaran, memperlihatkan perbedaan kualitas yang mencolok di lapangan.

Kekalahan ini memperpanjang tren buruk The Blues menjadi enam kekalahan dalam tujuh laga Premier League, termasuk lima pertandingan beruntun tanpa mencetak gol. Situasi tersebut semakin meningkatkan tekanan terhadap Rosenior yang kini berada di ambang pemecatan.

Dalam wawancara dengan Sky Sports, Liam Rosenior secara terbuka menyoroti sikap para pemainnya. Ia bahkan meminta publik untuk mempertanyakan langsung kepada pemain terkait tudingan kurangnya komitmen di lapangan.

“Anda bisa bicara soal kurang percaya diri atau hasil yang tidak berpihak, tapi itu tidak mencerminkan apa yang ingin saya lihat, dan saya tidak akan pernah melihat itu lagi,” ujar Rosenior.

Ia menilai performa tim jauh dari kata profesional dan menyebut pertandingan tersebut sebagai pengalaman paling sulit dalam kariernya sejauh ini. “Dari segi profesionalisme, itu tidak ada. Ini malam yang sangat sulit, bahkan yang paling sulit dalam karier saya. Beberapa hal yang saya lihat hari ini, saya tidak ingin melihatnya lagi,” lanjutnya.

Rosenior juga menegaskan bahwa tudingan menyerah di lapangan tidak bisa diterima, terlebih bagi pemain yang membela klub sebesar Chelsea. “Anda harus bertanya kepada pemain. Jika Anda bermain di klub seperti ini, bahkan sekadar dituduh menyerah saja sudah tidak bisa diterima,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa identitas The Blues seharusnya mencerminkan semangat, perjuangan, dan determinasi, sesuatu yang menurutnya sama sekali tidak terlihat dalam pertandingan tersebut. “Itu tidak mencerminkan saya dan tidak mencerminkan klub ini. Chelsea harus punya semangat dan determinasi, dan itu tidak ada di semua aspek permainan,” katanya.

Meski mengakui adanya faktor cedera dalam skuad, Rosenior menolak menjadikannya sebagai alasan utama. Ia menilai tim yang diturunkan tetap cukup kuat untuk tampil lebih baik. “Kami memang punya cedera, tapi itu bukan alasan. Tim yang kami turunkan seharusnya bisa tampil jauh lebih baik dari yang terlihat di lapangan,” jelasnya.

Dengan semifinal Piala FA melawan Leeds United yang sudah menanti, Liam Rosenior menegaskan bahwa perubahan harus segera terjadi jika tim ingin menyelamatkan musim ini. Namun, performa yang terus menurun membuat masa depannya semakin dipertanyakan.

Banyak pihak mulai meragukan kemampuannya untuk membalikkan situasi, terutama dengan masalah yang terjadi di kedua sisi permainan, baik bertahan maupun menyerang. Chelsea kini berada dalam krisis nyata, dan keputusan besar mungkin segera diambil jika tidak ada perbaikan signifikan dalam waktu dekat.

Artikel Tag: Chelsea, Liam Rosenior

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru