Kanal

Liam Rosenior Terima Kesalahan Usai Chelsea Dibantai PSG

Penulis: Fery Andriyansyah
12 Mar 2026, 17:00 WIB

Liam Rosenior akui harus lebih baik setelah kekalahan Chelsea. (Foto: Michael Regan - UEFA/UEFA via Getty Images)

Berita Liga Champions: Liam Rosenior mengakui dirinya harus tampil lebih baik setelah Chelsea mengalami kekalahan telak dari Paris Saint-Germain pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Pelatih berusia 41 tahun itu menilai timnya kehilangan ketenangan pada menit-menit akhir pertandingan sehingga harus menerima kekalahan 2-5 di Parc des Princes.

Hasil laga Kamis (12/3/2026) dini hari WIB ini membuat peluang The Blues untuk melaju ke perempat final Liga Champions menjadi sangat berat. Mereka kini harus mengejar defisit tiga gol pada leg kedua yang akan dimainkan di Stamford Bridge tengah pekan depan.

Chelsea sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit dalam sebagian besar pertandingan. Hingga menit ke-74 skor masih imbang 2-2, tetapi dua gol yang tercipta dalam 16 menit terakhir membuat PSG menjauh dan menempatkan The Blues di ambang tersingkir dari kompetisi tersebut.

Setelah pertandingan, Liam Rosenior mengakui bahwa hasil tersebut sangat mengecewakan bagi timnya. Ia menilai performa Chelsea sebenarnya cukup baik selama sebagian besar pertandingan sebelum akhirnya kehilangan kontrol pada fase akhir.

Rosenior mengatakan: “Hasil yang sangat mengecewakan. Pada awalnya saya sangat senang dengan performa kami. Tetapi 15 hingga 20 menit terakhir benar-benar kacau dalam banyak aspek. Itu tanggung jawab saya.”

Ia menegaskan bahwa dirinya harus mampu mengelola situasi pertandingan dengan lebih baik, terutama ketika tim menghadapi momen sulit di lapangan. “Saya harus lebih baik dalam momen seperti itu. Kemunduran dan kesalahan memang bisa terjadi, tetapi Anda harus tetap tenang dalam situasi tersebut, termasuk saya sendiri,” ujarnya.

Rosenior juga menjelaskan bahwa hilangnya ketenangan tim menjadi faktor utama yang membuat Chelsea akhirnya dihukum oleh kualitas permainan PSG. “Kami tidak tetap tenang dan kami dihukum oleh tim yang sangat bagus. Itulah yang membuat skor akhir terasa menyakitkan karena selama 75 menit kami masih berada dalam pertandingan,” kata Rosenior.

Pelatih asal Inggris tersebut juga menolak menyalahkan para pemainnya atas kekalahan tersebut. Menurutnya, tanggung jawab utama tetap berada pada dirinya sebagai pelatih kepala. “Saya perlu memastikan tim tetap tenang ketika menghadapi kemunduran dalam pertandingan. Ini tanggung jawab saya. Saya tidak menyalahkan tim,” jelasnya.

Rosenior bahkan memuji sejumlah aspek permainan The Blues dalam pertandingan tersebut. Ia menilai intensitas pressing, pola permainan, dan peluang yang diciptakan timnya sebenarnya menunjukkan kualitas yang cukup baik. “Intensitas pressing kami, beberapa permainan kami, serta peluang yang kami ciptakan sangat luar biasa,” ujarnya.

Namun ia juga mengingatkan bahwa Chelsea harus mampu mengatasi kelemahan tersebut jika ingin mencapai potensi terbaik mereka. “Jika kami tidak mampu mengatasi masalah ini, kami tidak akan mencapai potensi kami. Dan tugas saya adalah menemukan jawabannya,” tegas Rosenior.

Artikel Tag: liga champions, Chelsea, Paris Saint-Germain, Liam Rosenior

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru