Kanal

Maarten Paes Jadi Pahlawan Ajax di Playoff Conference League

Penulis: Fery Andriyansyah
25 Mei 2026, 19:30 WIB

Maarten Paes bawa Ajax lolos lewat adu penalti. (Foto: MAURICE VAN STEEN / ANP (Photo by ANP via Getty Images)

Berita Sepak Bola: Maarten Paes menjadi sosok utama di balik keberhasilan Ajax lolos ke putaran kedua kualifikasi Conference League usai menyingkirkan FC Utrecht pada Ahad (24/5/2026). Kiper timnas Indonesia itu tampil heroik dengan menggagalkan dua tendangan penalti lawan dalam kemenangan dramatis Ajax.

Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Ajax dan FC Utrecht bermain imbang tanpa gol selama 90 menit sebelum kedua tim sama-sama mencetak satu gol pada babak tambahan waktu. Skor 1-1 akhirnya memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

Dalam momen penentuan tersebut, Maarten Paes tampil luar biasa. Ia sukses menggagalkan penalti Sebastien Haller dan Souffian El Karouani untuk memastikan Ajax lolos sekaligus menghindarkan klub dari musim pertama tanpa kompetisi Eropa sejak 1990.

“Adu penalti selalu terasa luar biasa ketika Anda bisa keluar sebagai pemenang,” ujar Paes kepada ESPN. “Untungnya saya berhasil menepis dua penalti.”

Penyelamatan pertama Paes terjadi saat menghadapi Sebastien Haller yang dikenal sebagai salah satu eksekutor penalti terbaik. Kiper berusia 28 tahun itu mengaku sudah melakukan analisis mendalam terhadap kebiasaan Haller sebelum pertandingan dimulai.

“Dia jelas penendang penalti yang sangat bagus,” kata Paes. “Saya mencoba mengatakan beberapa hal kepadanya dan saya tahu dia selalu punya pola tertentu. Jadi saya mencoba melakukan sedikit gerakan untuk memengaruhi dia. Saya ingat dia pernah gagal saat bermain untuk Dortmund dan saya juga ingat ketika dia gagal dalam adu penalti melawan AZ saat saya masih di Utrecht.”

Paes kemudian kembali menjadi penentu ketika menggagalkan penalti Souffian El Karouani. Ia mengaku sudah mempelajari gaya tendangan pemain spesialis bola mati tersebut sejak sebelum pertandingan. “Dia sering mengambil tendangan bebas dengan gaya seperti itu,” ujar Paes. “Jadi saya berpikir mungkin dia juga akan menendang penalti dengan arah serupa dan sedikit efek melengkung.”

Ajax sebenarnya harus menjalani playoff Conference League setelah hanya finis di posisi kelima Eredivisie musim ini. Situasi mereka juga semakin sulit karena tidak bisa bermain di Johan Cruyff ArenA yang dipakai untuk konser Harry Styles.

Namun Paes menilai seluruh tim tetap mampu menjadikan dua laga playoff tersebut sebagai momen spesial bersama para suporter di Volendam. “Ketika masuk playoff, tentu Anda ingin memenangkannya,” kata Paes. “Kami berhasil mengubah dua pertandingan ini menjadi perayaan besar bersama para fans. Suasananya fantastis.”

Artikel Tag: Ajax, FC Utrecht, Conference League, Maarten Paes

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru