Matthias Jaissle Tegaskan Newcastle Tak akan Panik di Akhir Bursa Transfer
Matthias Jaissle ingin Newcastle United tetap tenang saat mengejar tambahan pemain dalam dua hari terakhir bursa transfer. (Foto: George Wood/Getty Images)
Berita Liga Inggris: Matthias Jaissle menegaskan Newcastle United tidak akan panik dalam dua hari terakhir bursa transfer musim panas. The Magpies masih aktif mencari pemain, terutama penyerang tambahan, tetapi Jaissle memastikan klub hanya akan bergerak jika ada keyakinan bersama bahwa rekrutan tersebut memang dibutuhkan dan menjadi keputusan yang tepat.
Nico Gonzalez menjadi rekrutan ketujuh Newcastle pada musim panas ini setelah bergabung dari Manchester City dengan nilai 50 juta pound pada pertengahan pekan. Kedatangannya membuat total belanja klub mencapai sekitar 220 juta pound, setelah sebelumnya Newcastle mendatangkan Ewen Jaouen, Lukas Hornicek, Amar Dedic, Aladji Bamba, Sean Steur, dan Bazoumana Toure.
Matthias Jaissle masih ingin menambah satu penyerang ke dalam skuadnya. Namun, manajer Newcastle tersebut menegaskan transfer hanya akan dilakukan apabila terdapat kesepahaman dengan direktur olahraga Ross Wilson. "Ross melakukan pekerjaan yang luar biasa, kami masih memiliki beberapa hari, dan kami tidak akan panik," kata Jaissle.
"Kami tidak akan melakukan sesuatu yang gila ketika kami sendiri tidak percaya bahwa keputusan tersebut tepat untuk semua pihak, jadi itu yang paling penting. Juga di tingkat manajemen, di tingkat kepemimpinan, kami semua harus selaras dan berbicara dengan bahasa yang sama," lanjut Jaissle.
Keinginan Newcastle untuk menambah pemain datang setelah mereka mengawali musim dengan hasil positif. The Magpies bermain imbang melawan Liverpool pada laga pembuka sebelum meraih kemenangan 2-0 di markas Tottenham Hotspur pada Sabtu (29/8/2026) malam WIB. Hasil tersebut membuat tim Jaissle menunjukkan perkembangan positif di tengah perubahan besar pada musim panas.
Musim panas memang menjadi periode penuh perubahan di St James' Park. Newcastle United kehilangan Anthony Gordon, Sandro Tonali, dan Bruno Guimaraes melalui penjualan, sementara Eddie Howe juga meninggalkan posisinya sebagai manajer. Jaissle kemudian mendapat tugas menangani skuad yang relatif muda dan membawa klub melewati fase baru tersebut.
Awal musim Newcastle bahkan mengejutkan banyak pihak dari luar klub. Namun, Jaissle menegaskan bahwa penilaian tersebut tidak mengubah target internal mereka. "Ekspektasi kami datang dari luar," kata Jaissle kepada The Gazette. "Kami memiliki tujuan sendiri dan kami jelas dengan itu. Kami juga realistis, jadi sekarang tentu saja Anda menulis bahwa semuanya luar biasa, semuanya hebat, tetapi kami tidak terlalu mengikuti hal itu."
Jaissle memilih menjaga suasana di dalam tim tetap stabil meski hasil awal musim memberikan alasan untuk optimistis. Ia tidak ingin Newcastle United terbawa euforia hanya karena meraih hasil positif dalam dua pertandingan pertama. Baginya, perjalanan musim masih panjang dan tim harus siap menghadapi berbagai tantangan yang kemungkinan muncul.
"Kami stabil secara emosional dan tidak melihat pencapaian saat ini lebih tinggi daripada yang sebenarnya. Tentu saja ini juga momen untuk dinikmati setelah awal tersebut, tetapi kami cukup cerdas untuk melihat bahwa perjalanan panjang masih menanti kami dan akan ada tantangan juga," tegas Matthias Jaissle.
Dengan dua hari tersisa sebelum bursa transfer ditutup, Newcastle masih memiliki peluang mendatangkan penyerang tambahan. Namun, Jaissle memastikan keputusan akhir tidak akan dibuat terburu-buru. Klub akan tetap berpegang pada kebutuhan skuad dan kesepakatan internal agar setiap rekrutan yang masuk benar-benar sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Jelang Manchester United vs Ipswich Town di Premier League, Ini 5 Fakta Menarik yang Bisa Disimak
Artikel Tag: Premier League, Newcastle United, Matthias Jaissle