Kanal

Mauricio Pochettino Sambut Gembira Keputusan FIFA soal Balogun

Penulis: Fery Andriyansyah
06 Jul 2026, 15:00 WIB

Mauricio Pochettino sebut FIFA telah perbaiki keputusan yang tidak adil. (Foto: Alex Livesey - FIFA/FIFA via Getty Images)

Berita Piala Dunia: Mauricio Pochettino menyambut positif keputusan FIFA yang menangguhkan hukuman larangan bermain Folarin Balogun jelang laga Amerika Serikat menghadapi Belgia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung Selasa (7/7/2026) pagi pukul 07.00 WIB di Seattle Stadium, Seattle.

Sebelumnya, keputusan FIFA memicu kontroversi setelah Asosiasi Sepak Bola Belgia (RBFA) mengajukan protes dan menyebut langkah tersebut bertentangan dengan regulasi Piala Dunia. Pelatih Belgia, Rudi Garcia, bahkan menyindir keputusan itu sebagai "April Mop", sementara FIFA tetap mempertahankan keputusannya sehingga Balogun dapat dimainkan.

Balogun sebelumnya menerima kartu merah langsung saat Amerika Serikat mengalahkan Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar. Namun, Komite Disiplin FIFA kemudian mengubah sanksi tersebut menjadi masa percobaan selama satu tahun sehingga sang penyerang tetap tersedia untuk menghadapi Belgia.

Mauricio Pochettino menilai keputusan itu merupakan kemenangan bagi keadilan. Menurut pelatih asal Argentina tersebut, Amerika Serikat sudah menerima hukuman yang cukup ketika harus bermain dengan 10 orang selama sekitar 30 menit saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina.

"Reaksi saya sama seperti banyak orang. Saya sangat mencintai olahraga ini dan percaya pada etika serta integritasnya. Kami merayakan keputusan ini. Kami sudah dihukum cukup berat saat melawan Bosnia karena harus bermain 30 menit dengan 10 pemain. Itu adalah kartu merah yang sepenuhnya tidak adil," ujar Pochettino.

"Saya harus membela tim saya. Saya rasa 99,9 persen orang sepakat bahwa kartu merah itu tidak adil. Keputusan ini pantas dirayakan karena tidak perlu ada hukuman tambahan. Apa yang kami alami di pertandingan itu sudah cukup," lanjutnya.

Pochettino juga menilai keputusan FIFA menjadi contoh bahwa kesalahan dalam pertandingan masih dapat diperbaiki melalui proses yang tersedia. "Ini sangat baik untuk sepak bola. Keputusan ini membuka peluang untuk sedikit memperbaiki keputusan yang keliru," katanya.

Meski demikian, Mauricio Pochettino menegaskan dirinya tidak terlibat dalam proses banding. Ia mengaku baru mengetahui keputusan FIFA sesaat sebelum sesi latihan, sementara Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) bekerja keras menangani seluruh proses administrasi.

"Saya tidak terlibat. Saya baru mengetahui kabar ini sebelum latihan dimulai. Federasi tentu bekerja sangat keras untuk membela posisi kami. Sementara itu, fokus saya hanya mempersiapkan pertandingan melawan Belgia," tuturnya.

Pochettino juga menanggapi laporan mengenai keterlibatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang disebut ikut mendorong FIFA meninjau ulang hukuman Balogun. Menurutnya, besarnya perhatian dari berbagai pihak menunjukkan sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan masyarakat.

"Itulah kekuatan olahraga ini. Sepak bola memiliki kekuatan yang luar biasa untuk menyatukan banyak orang dan bahkan sebuah negara. Saya berasal dari Argentina dan pernah bekerja di Eropa, tempat sepak bola hampir seperti agama. Karena itu saya tidak terkejut melihat antusiasme seperti ini terus berkembang di Amerika Serikat," pungkasnya.

Artikel Tag: FIFA, Mauricio Pochettino, Amerika Serikat, Belgia, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Folarin Balogun

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru