Media Italia Kritik Aksi Bungkam Giorgio Furlani dan Gerry Cardinale
Gerry Cardinale
Berita Liga Italia: AC Milan sedang sekarat di akhir musim, tapi tidak ada suara penenang. MilanNews menyoroti keheningan yang dipilih Giorgio Furlani dan Gerry Cardinale.
Benar-benar ada peluang nyata bahwa AC Milan tidak akan lolos ke Liga Champions musim depan. Ketakutan kecil yang semasa lalu kini telah berkembang menjadi mimpi buruk yang menjadi nyata.
Namun di tengah kekacauan ini, para pendukung ditinggalkan tanpa dukungan nyata dari figur paling senior. Padahal fans butuh penjelasan, atau setidaknya pengakuan atas apa yang sedang terjadi.
Giorgio Furlani akhirnya berbicara untuk pertama kalinya sejak 2024. Tapi ini bukan momen yang melegakan, atau memberikan penjelasan dan janji perubahan besar. Justru sebaliknya, dia terdengar seperti sedang menyelamatkan diri sendiri.
"Sejak 2024, Furlani tidak menjawab pertanyaan wartawan di konferensi pers. Dengan Casa Milan yang disamakan dengan salon Wild West, bukankah sudah saatnya dia tampil dengan wajah dan suara?" tulis MilanNews
Hal yang sama juga berlaku untuk Gerry Cardinale. Sejak tiba di Italia, pemilik RedBird Capital tersebut hanya sesekali muncul di San Siro dan Milanello, itupun hanya pada pertandingan besar.
Ia dikenal suka memberi wawancara untuk media AS seperti Financial Times atau New York Times. Tapi untuk pers Italia yang meliput Milan setiap hari, sang pemilik klub tidak pernah melakukannya, bahkan hanya untuk sekali.
"Apa jenis media company yang tidak berkomunikasi dengan manajemen puncaknya? Ini adalah hal yang terjadi di semua klub lain."
Artikel Tag: AC Milan, Gerry Cardinale, Giorgio Furlani