Media Vietnam Nilai Timnas Indonesia Kandidat Kuat Juara Piala AFF 2026
Timnas Indonesia Piala AFF 2026
Berita Timnas - Kemenangan telak Timnas Indonesia atas Kamboja ternyata mendapat perhatian khusus dari media Vietnam, Soha. Bukan hanya memuji permainan Skuad Garuda, Soha bahkan menempatkan Indonesia sebagai salah satu kandidat utama juara Piala AFF 2026 (ASEAN Championship).
Timnas Indonesia langsung menunjukkan taring pada pertandingan pertama ASEAN Championship 2026. Menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026), Skuad Garuda menang telak 5-1.
Mitchell Baker menjadi bintang utama dengan mencetak hattrick pada debut internasionalnya. Dua gol lainnya disumbangkan Sandy Walsh dan Jens Raven.
Penampilan tersebut rupanya menarik perhatian media Vietnam, Soha. Mereka menilai kekuatan Indonesia tidak hanya terlihat dari jumlah gol, tetapi juga cara John Herdman membangun permainan menyerang.
"Indonesia memulai dengan kuat, mengalahkan Kamboja 5-1," tulis Soha. "Yang patut diperhatikan bukan hanya skornya, tetapi juga bagaimana mereka mengendalikan permainan."
Soha menyoroti agresivitas skuad Timnas Indonesia yang disebut mampu menciptakan hampir 20 peluang sepanjang pertandingan. Kehadiran sejumlah pemain naturalisasi juga dianggap memberikan tambahan kekuatan bagi Skuad Garuda.
"Indonesia menciptakan hampir 20 peluang mencetak gol, terus-menerus menekan Kamboja dengan kecepatan dan kekuatan pemain naturalisasi mereka."
"Menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi kandidat utama kejuaraan," lanjut Soha.
Penilaian tersebut menjadi menarik karena Vietnam juga memulai turnamen dengan kemenangan besar. Tim asuhan Kim Sang Sik menghancurkan Timor Leste 7-0 pada pertandingan pembuka di Chonburi, Thailand. Nguyen Dinh Bac mencetak hattrick dalam pertandingan tersebut.
Namun Soha justru meminta Vietnam tidak terlena dengan kemenangan tersebut. Mereka menilai Timor Leste belum cukup memberikan ujian untuk mengukur kekuatan Vietnam sebenarnya.
"Dalam sepak bola, kemenangan besar di pertandingan pembuka sering kali meningkatkan kepercayaan diri, tetapi terkadang juga dapat menciptakan ilusi tentang kekuatan sebenarnya di suatu waktu."
"Timor Leste sama sekali bukan ujian yang cukup berat."
"Perbedaan kemampuan antara kedua tim terlalu jelas, memberi Vietnam banyak ruang untuk membangun permainan, menciptakan tekanan, dan mencetak gol," tulis Soha.
Indonesia dan Vietnam sendiri akan bertemu pada 3 Agustus mendatang. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi ujian sebenarnya bagi kedua kandidat juara Grup A sekaligus menjadi tolok ukur lebih serius mengenai kekuatan Skuad Garuda.
Sebelum duel tersebut, Indonesia akan menghadapi Timor Leste pada 31 Juli. Vietnam juga masih harus menjalani pertandingan berikutnya melawan Singapura.
Artikel Tag: Piala AFF, Vietnam, Timnas Indonesia, kamboja, ASEAN Championship