Mohamed Salah Buka Suara soal Penalti Panenka ke Gawang Australia
Mohamed Salah sebut Mesir ukir sejarah usai singkirkan Australia. (Foto: Hector Vivas - FIFA/FIFA via Getty Images)
Berita Piala Dunia: Mohamed Salah menjadi salah satu penentu keberhasilan Mesir menyingkirkan Australia melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 1-1 hingga babak tambahan pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7/2026) dini hari WIB di Dallas Stadium, Dallas. Ia sukses mengeksekusi penalti bergaya Panenka meski masih dibayangi cedera hamstring.
Salah bermain penuh selama 120 menit meski kondisinya belum sepenuhnya pulih. Penyerang berusia 34 tahun itu maju sebagai penendang ketiga Mesir dan dengan tenang mengecoh kiper Australia untuk membantu negaranya mencatat kemenangan pertama di fase gugur Piala Dunia. Hasil tersebut membawa Mesir menghadapi Argentina pada babak 16 besar.
Berbicara kepada wartawan seusai pertandingan, Mohamed Salah mengungkapkan keputusan menggunakan tendangan Panenka baru diambil beberapa saat sebelum mengeksekusi penalti. Ia merasa harus memikul tanggung jawab sebagai pemain paling berpengalaman di dalam tim.
"Kalau ada seseorang yang harus melakukannya, itu adalah saya. Saya lebih berpengalaman daripada yang lain dan saya ingin memberi mereka kepercayaan diri," ujar Salah. "Saya baru memutuskannya pada saat terakhir. Saya memang harus melakukannya," lanjutnya.
Salah menyebut kemenangan tersebut sebagai momen bersejarah bagi sepak bola Mesir. Setelah sekian lama gagal berbicara banyak di Piala Dunia, ia meminta rekan-rekannya menikmati pencapaian itu sebelum kembali fokus menghadapi tantangan berikutnya.
"Ini adalah sejarah bagi Mesir. Saya selalu berusaha menikmati setiap momen karena momen seperti ini tidak akan kembali lagi. Saya selalu mengatakan kepada para pemain, 'nikmati saja momen ini'. Mungkin sebentar lagi kami akan merayakannya di luar bus," kata Salah.
Meski larut dalam kegembiraan, Salah mengingatkan bahwa keberhasilan itu tidak boleh dianggap sesuatu yang biasa. Ia menegaskan Mesir akhirnya mampu menembus fase gugur dan meraih kemenangan pertama di babak tersebut setelah penantian panjang.
"Kami tidak boleh menganggap ini sesuatu yang biasa karena Mesir belum pernah lolos dari fase grup dan belum pernah lolos ke babak berikutnya. Jadi ini benar-benar momen yang harus kami nikmati," tutur Salah.
Mesir kini bersiap menghadapi ujian yang lebih berat pada babak 16 besar saat bertemu juara bertahan Argentina. Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung Selasa (7/7/2026) malam pukul 23.00 WIB di Atlanta Stadium, Atlanta.
Youri Tielemans Tampil Gemilang, Sejumlah Pemain Aston Villa Masih Berpeluang Juara Dunia
Artikel Tag: Mohamed Salah, Piala Dunia, Mesir, Australia, Piala Dunia 2026