Paul Merson Ungkap Perjuangan Mental dalam Kariernya
Paul Merson Ungkap Perjuangan Mental dalam Kariernya - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Paul Merson Ungkap Perjuangan Mental di Puncak Kariernya
Mantan bintang Arsenal dan Timnas Inggris, Paul Merson, berbicara terbuka mengenai perjuangan kesehatan mental yang dialaminya saat berada di puncak karier sepak bolanya. Merson mengakui bahwa tuntutan tinggi dari sepak bola profesional memperparah masalahnya dengan alkohol, narkoba, dan perjudian.
Legenda Liga Premier ini sebelumnya telah jujur mengenai tantangan yang dihadapinya di awal karier. Pada tahun 1994, ia mencapai titik balik ketika secara terbuka membahas masalahnya dalam sebuah konferensi pers, bertepatan dengan saat ia memasuki fasilitas rehabilitasi.
Dalam podcast "Stick to Football" baru-baru ini, Merson mengungkapkan konflik internal yang dirasakannya meskipun mendapatkan pengakuan internasional. Ia mengungkapkan ketidaknyamanan dengan pujian yang diterimanya setelah debut bersama Timnas Inggris pada 1991, merasa bahwa pujian tersebut tidak pantas mengingat penampilannya bersama The Three Lions.
"Saya merasa seperti penipu," ungkapnya, menambah bahwa dia tak pernah merasa layak mendapatkan cinta lebih hanya karena menjadi pesepak bola. Merson, yang berjuang melawan kecemasan di masa mudanya, tampil 21 kali untuk Inggris selama tujuh tahun tetapi tidak pernah benar-benar menampilkan performa klubnya di level internasional.
Kini dikenal sebagai pundit percaya diri dari Sky Sports, Merson mengungkapkan bahwa persona tersebut jauh berbeda dari dirinya di masa lalu, yang penuh dengan kebencian pada diri sendiri. "Saya berjuang dengan rasa malu dan ketenangan," tambah Merson. "Minuman, obat-obatan, dan perjudian mengubah saya dari siapa diri saya sebenarnya."
Setelah meninggalkan The Gunners pada 1997, Merson bermain untuk Middlesbrough, berlanjut ke Aston Villa, dan berperan penting dalam promosi Portsmouth ke liga teratas pada 2003. Pengalamannya di Portsmouth digambarkannya sebagai tahun terbaik dalam kariernya, di mana tekanan dari Arsenal dan Inggris telah mereda.
Namun, saat bergabung dengan Walsall, keberuntungannya berubah. Tidak ada lagi penyerang berkualitas yang mendukung perannya sebagai nomor 10, dan akhirnya ia pensiun dari sepak bola profesional pada 2006. Meski sempat kembali ke liga non-profesional, Merson kini lebih dikenal sebagai advokat kesehatan mental yang vokal, membagikan kisahnya untuk membantu orang lain.
Artikel Tag: Paul Merson