☰
Kanal
✕

Pengalaman Bertualang Jadi Modal Brooke Norton-Cuffy di Hull City

Penulis: Fery Andriyansyah
07 Nov 2026, 00:00 WIB

Bek Hull City, Brooke Norton-Cuffy, membeberkan berbagai pelajaran berharga yang dipetiknya selama melakoni masa pinjaman di berbagai klub. (Foto: Matt McNulty/Getty Images)

Berita Liga Inggris: Bek Hull City, Brooke Norton-Cuffy, membeberkan bahwa perjalanan panjang melintasi berbagai klub telah memberikan banyak pelajaran hidup berharga sebelum akhirnya berlabuh di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Pemain berusia 22 tahun jebolan akademi Arsenal tersebut berpotensi melakoni laga perdana di Ashburton Grove saat Hull City bertandang ke markas The Gunners.

Sebelum bergabung secara permanen dengan Hull City usai membela klub Serie A Genoa, Norton-Cuffy telah menempa mentalitas dan fisiknya lewat sederet masa pinjaman bersama Lincoln City, Rotherham United, Millwall, hingga Coventry City. Pengalaman keras di divisi bawah Inggris mengajarkannya arti berjuang di tengah keterbatasan fasilitas dan cuaca dingin.

Ujian mentalitas tersebut akan langsung diuji saat Hull City melawat ke markas Arsenal di Emirates Stadium pada Sabtu (7/11/2026) pukul 22.00 WIB dalam lanjutan Pekan ke-10 Premier League 2026/2027. Norton-Cuffy mengenang bagaimana dirinya dituntut mengasah daya juang tinggi di atas lapangan yang kerap tergenang air sewaktu membela Rotherham United di Championship.

"Sepak bola di Rotherham memang tidak mengandalkan estetika, tetapi soal tidak kebobolan, bekerja keras, dan ujian karakter. Lapangan latihan kadang tergenang air, cuacanya sangat dingin. Hal itu menguji seberapa besar keinginan Anda untuk sukses. Anda harus bekerja keras dan meraih kemenangan 1-0," kata Norton-Cuffy.

Brooke Norton-Cuffy juga mengenang masa-masa awal transisinya dari sepak bola akademi ke level profesional saat dipinjamkan ke Lincoln City pada pertengahan musim dingin, di mana ia harus beradaptasi cepat dengan intensitas dan fisik sepak bola senior.

"Di Lincoln City, saya kesulitan selama dua minggu pertama. Saya hanya diberi kaus oblong dan celana pendek di pertengahan Desember. Ketika saya meminta pakaian hangat, petugas kit bilang saya tidak lagi di Arsenal. Saya kesulitan dengan kecepatan dan intensitas, jadi saya menambah porsi latihan di gym dan sesi ekstra bersama pelatih," lanjut Norton-Cuffy.

Keberaniannya keluar dari zona nyaman juga terbukti saat dirinya memutuskan hengkang ke Serie A untuk membela Genoa pada 2024 lalu. Brooke Norton-Cuffy menilai para pemain muda Inggris seharusnya tidak ragu untuk mencoba peruntungan di luar negeri demi mengembangkan karier secara optimal.

"Saya tidak pernah memandangnya sebagai pindah ke luar negeri, tetapi hanya bermain sepak bola. Jaraknya hanya dua jam penerbangan, sama halnya dengan tinggal di Hull sekarang di mana Anda harus berkendara empat jam. Banyak klub luar negeri yang mulai menyadari talenta di Inggris," pungkas Norton-Cuffy.

Artikel Tag: Hull City, Premier League, Brooke Norton-Cuffy

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru