☰
Kanal
✕

Peralta Baru Pecah Telur di Liga, Pelatih Beberkan Alasannya

Penulis: M. Aldi
26 Okt 2026, 20:20 WIB

Winger Persib, Mariano Peralta

Berita Super League Indonesia: Mariano Peralta akhirnya sukses membuka rekening gol bersama Persib di liga. Satu gol disarangkan ketika membawa tiga poin dari kunjungan tim ke markas Garudayaksa FC.

Winger asal Argentina ini mencetak gol pembuka di laga yang berakhir dengan skor 2-1 ini. Penampilan sang MVP Super League 2025/2026 ini memang disorot karena belum tampil seganas musim lalu saat masih membela Borneo FC.

Untuk di kompetisi internasional yang dijalani oleh Persib, sang pemain sebenarnya sudah mencetak tiga gol. Tetapi di liga, butuh waktu hingga pekan ke-7 untuk mulai mencetak gol dan menunjukkan kualitasnya.

Ditanya soal perbedaan ketajaman di level nasional dan internasional, pelatih Persib, Igor Tolic buka suara. Menurutnya dari kualitas yang diperlihatkan, pemain 28 tahun ini sama-sama sudah berjuang keras.

"Saya pikir tidak ada beda (dari cara bermainnya), Peralta ialah pemain yang memiliki kualitas ekstra sebagai pemain," tutur Igor Tolic dalam wawancara dengan wartawan di Stadion Pakansar, Minggu (25/10).

Menurutnya yang membedakan adalah cara bermain tim liga domestik dan tim di kompetisi Asia. Menurutnya klub-klub nasional sudah paham kualitas Peralta dan dominasi Persib beberapa tahun terakhir.

Ini lantas membuat lawan sama sekali tidak memberikan ruang. Lain halnya dengan di kompetisi Asia maupun Asia Tenggara. Karena cara bermain lawan tidak begitu menumpuk pemain di belakang dan tidak agresif dalam melakukan pressing sehingga Peralta lebih leluasa.

"Tapi ada perbedaan ketika bermain di ACL dengan di liga karena ada lebih banyak ruang. Tim yang tampil melawan kami di Liga, selain mereka bermain dengan pressing tinggi atau mereka akan bermain low block," ujar Igor Tolic.

"Jadi ketika bermain melawan tim dengan taktik low block, maka pemain dituntut untuk melakukan usaha tambahan di dalam ruang yang kecil. Dan jika dalam kondisi kelelahan dari fisik dan juga mental, maka pemain kehilangan sepesekian detik untuk melakukan hal yang ingin dilakukan," ujarnya melanjutkan.

Igor menampik bahwa pemain bernomor punggung 10 ini menurun dan tampil buruk bersama Persib. Tapi karena cara bermain lawan dan ada jadwal sibuk yang harus dijalani sehingga dia tidak dalam performa terbaik.

"Bukan berarti dia pemain yang buruk, tapi itu ada kondisi bahwa saat lawan lebih segar maka tidak ada waktu. Bisa dilihat di akhir pertandingan, saat tim lawan mulai kelelahan, ada ruang yang lebih banyak dan itu menjadi lebih mudah bagi kami," tukasnya.

Artikel Tag: Persib, Igor Tolic, Mariano Peralta

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru