Persib Incar Gelar Juara, Yudi Guntara Soroti Finishing Touch
Legenda Persib, Yudi Guntara ketika diwawancara
Berita Super League Indonesia: Persaingan memperebutkan tahta juara Super League 2025/2026 kian memanas. Legenda hidup Persib Bandung, Yudi Guntara, memberikan pandangannya terkait kans Maung Bandung meraih trofi di pengujung musim.
Skuad asuhan Bojan Hodak tersebut kini tengah berada dalam tekanan besar di jalur perebutan gelar. Sebab meski masih memuncaki klasemen, tapi hasil imbang didapat di dua laga terakhir dan raihan poinnya bisa disusul Borneo FC
Sebagai mantan pemain yang pernah merasakan atmosfer serupa, Yudi mengakui bahwa beban yang dipikul Marc Klok dan kawan-kawan sangatlah berat. Terutama saat kompetisi menyisakan laga-laga penentu.
"Saya dulu sebagai pemain Persib juga sebetulnya sangat mempunyai beban sangat berat gitu ya kalau misalkan jadi pemain. Apalagi pertandingan hanya tersisa lima lagi ya," kata Yudi Guntara ketika diwawancara di Lapangan Infini Soegiri Pusdikpom, Rabu (29/4).
Yudi menyoroti bahwa lima pertandingan sisa adalah fase paling menentukan bagi Persib. Terlebih, lawan-lawan yang akan dihadapi bukanlah lawan yang mudah, termasuk laga penuh gengsi melawan Persija Jakarta.
"Itu momen-momen yang sangat krusial, apalagi kan Persib ketemu lawan Persija, ketemu Bhayangkara FC, belum waktu putaran pertama juga kita kalah ketika lawan Persijap kalau engga salah," kata eks pemain Maung Bandung di era 90-an tersebut.
Meski tantangan di depan mata cukup terjal, Yudi Guntara mengaku tetap optimis dengan peluang juara. Sosok Bojan Hodak sebagai pelatih menurutnya punya peran penting karena cerdik meramu strategi serta memanfaatkan kedalaman skuad.
"Nah itu makanya, sangat berat memang, tetapi saya punya keyakinan, saya menilai pemain-pemain Persib yang sekarang, terutama pemain-pemain asingnya ya, rotasi yang dilakukan Bojan Hodak sangat efektif," ujarnya.
Menurutnya yang perlu dibenahi dari tim saat ini adalah penyelesaian akhir. Masalah ini memang amat terasa ketika ditahan imbang Arema FC 0-0 di laga terakhir hingga membuat posisi di klasemen terancam.
"Kansnya masih ada kalau menurut saya, walaupun ya ditahan waktu itu lawan Arema, tapi kansnya kalau menurut saya masih ada. Yang saya sorotin, sering saya sorotin adalah penyelesaian, finishing kalau saya lihat. Pemain depan lah ya," pungkasnya.
Artikel Tag: Persib, Yudi Guntara, Super League