Presiden DFB Ingin Akhiri Sistem Gianni Infantino di FIFA
Bernd Neuendorf desak pengakhiran sistem Gianni Infantino di FIFA usai retaknya hubungan kepercayaan. (Foto: Maja Hitij/Getty Images)
Berita Sepak Bola: Presiden Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, menyuarakan sikap tegasnya dengan mengambil jarak dari Presiden FIFA, Gianni Infantino, lebih jelas dari sebelumnya. Dalam pernyataannya kepada media Jerman, Neuendorf secara terbuka menyatakan keinginannya untuk mengakhiri gaya kepemimpinan sang penguasa tertinggi sepak bola dunia tersebut.
Neuendorf yang menghadiri rapat Komite Eksekutif UEFA dan Dewan FIFA di Thessaloniki, Yunani, terus menegaskan skeptisisme Jerman terhadap wacana kepemimpinan Gianni Infantino untuk periode berikutnya. Keretakan hubungan antara kedua pihak dinilai sudah tidak dapat dihindari lagi akibat krisis kepercayaan yang mendalam terhadap jajaran pimpinan tertinggi organisasi tersebut.
"Sangat penting agar sistem Infantino ini juga diakhiri," kata Neuendorf dalam wawancaranya bersama RTL/ntv. Ia menekankan bahwa langkah perubahan di tubuh FIFA tersebut bahkan sudah menjadi hal yang "mutlak diperlukan" saat ini.
"Hubungan kepercayaan dengan Gianni Infantino, dengan kepemimpinan FIFA ini, tentu saja telah hancur," tegas Bernd Neuendorf mengenai situasi hubungan DFB dengan pimpinan FIFA saat ini.
Presiden FIFA tersebut diketahui tetap berusaha mengejar masa jabatan berikutnya dalam pemilihan yang dijadwalkan pada bulan Maret, meskipun rencana investasi Piala Dunia miliknya mengalami kegagalan spektakuler dan menuai kritik tajam dari berbagai belahan dunia. UEFA di bawah kepemimpinan Aleksander Ceferin kini memelopori desakan agar Infantino segera mengundurkan diri, bahkan bersiap mengajukan tuntutan pidana terhadapnya di Swiss demi memaksanya turun sebelum pemilihan berlangsung.
Sebanyak sepuluh asosiasi sepak bola Eropa dilaporkan telah secara resmi menarik dukungan mereka untuk Infantino, dengan Prancis dan Austria menjadi negara terbaru yang mengambil langkah tersebut. Meski DFB belum secara resmi menarik diri, Neuendorf telah memperjelas posisinya dan mengonfirmasi pada Juli lalu bahwa pihaknya menolak menandatangani surat dukungan yang disodorkan oleh FIFA.
Sikap menolak tersebut juga dipertegas oleh Presiden Federasi Sepak Bola Yunani (EPO), Makis Gagatsis, yang menyatakan bahwa Infantino tidak bisa lagi berharap pada dukungan mereka. "Kami melihat hal-hal terjadi di Piala Dunia yang tidak dapat diterima oleh opini publik sepak bola. Kemudian... muncul program untuk menjual hak siar Piala Dunia dan kami jelas menentangnya, sehingga kami menarik dukungan kami untuk Presiden FIFA," ujar Gagatsis.
UEFA saat ini tengah gencar menjalin komunikasi dengan asosiasi anggota lainnya untuk menggalang mayoritas suara melawan Infantino, sekaligus mengkaji langkah-langkah untuk mengubah sistem FIFA secara berkelanjutan. Badan sepak bola Eropa tersebut juga diperkirakan kuat akan memajukan calon rival sebelum batas waktu pendaftaran pada 18 November mendatang.
Artikel Tag: FIFA, DFB, Gianni Infantino