Raheem Sterling dan Van Persie Hadapi Tantangan di Feyenoord
Raheem Sterling dan Van Persie Hadapi Tantangan di Feyenoord - sumber: (footballlondon)
Berita Arsenal: Raheem Sterling dan Robin van Persie Hadapi Tekanan di Feyenoord
Raheem Sterling, mantan bintang Arsenal, memulai petualangan baru di Feyenoord dengan harapan membangkitkan kembali kariernya. Namun, awal yang kurang memuaskan di Eredivisie membuat posisinya dan juga legenda Arsenal, Robin van Persie, dalam situasi sulit.
Van Persie, yang dulunya menjadi rival Sterling saat memperkuat Manchester United dan Liverpool, kini berjuang mempertahankan posisinya sebagai pelatih Feyenoord. Meskipun saat ini menempati posisi kedua di klasemen Eredivisie, Feyenoord tertinggal 15 poin dari pemuncak klasemen, PSV, setelah hanya meraih satu kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Sterling, kini berusia 31 tahun, bergabung dengan klub raksasa Belanda tersebut pada Februari setelah memutus kontraknya yang bernilai £325,000 per minggu di Chelsea. Kedatangannya disambut dengan antusiasme, namun pengamat sepak bola Belanda, Michael Statham, mengungkapkan bahwa para pendukung kini merasa kecewa dengan kontribusinya sejauh ini.
Statham menyatakan bahwa meskipun para penggemar Feyenoord menyadari reputasi Sterling di Inggris, ekspektasi mereka tidak setinggi jika dia bermain di klub Inggris. Meski begitu, kedatangan pemain bintang dari Inggris tetap menimbulkan kegairahan di kalangan fans.
Performa Sterling menunjukkan peningkatan, dan dia berhasil masuk dalam susunan pemain utama Van Persie setelah beberapa kali tampil sebagai pengganti. Dalam lima pertandingan, ia telah memberikan satu assist. Namun, tekanan untuk finis di dua besar liga tetap krusial bagi Van Persie demi membangun kembali kepercayaan pendukung.
Dengan NEC Nijmegen dan Ajax terus membayangi, Feyenoord harus bergantung pada Sterling untuk memberikan kualitas yang dibutuhkan. Keputusan untuk membawa Sterling dengan harapan meraih tiket Liga Champions menjadi taruhan besar, mengingat selisih poin yang tipis dari Ajax di posisi empat.
Menghadapi musim yang menantang, Sterling butuh waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola Belanda. Sebelumnya, ia tampil dalam 28 pertandingan sebagai pemain pinjaman di Arsenal, namun hanya 13 kali menjadi starter. Musim lalu ia mencetak 10 gol dan 11 assist untuk Chelsea, performa yang diharapkan para pendukung Feyenoord dapat diulanginya.
Tanggung jawab untuk membawa hasil positif tidak hanya berada di pundak Sterling. Namun, ekspektasi tinggi dari kedatangannya menambah beban bagi pemain dan Van Persie, yang harus membuktikan keputusan mereka tidak salah.
Artikel Tag: Raheem Sterling, Robin van Persie, Feyenoord