Respons Gleison Bremer soal Jadi Idola di Juventus
Bek tengah Juventus Gleison Bremer (Image: Juventus)
Berita Liga Italia: Bek tengah Juventus, Gleison Bremer, merendah ketika dianggap bahwa dirinya telah menjadi idola di Bianconeri, karena baru memenangkan satu gelar, yaitu Coppa Italia.
I Bianconeri bersiap untuk menghadapi Inter Milan di Stadio San Siro pada laga berikutnya di Serie A, Minggu (15/2) dini hari WIB, setelah ditahan Lazio dengan skor 2-2 di Allianz Stadium pada akhir pekan kemarin.
Juventus sudah tertinggal di babak pertama akibat gol Pedro Rodriguez di masa injury time, yang kemudian disambung oleh gol Gustav Isaksen di awal babak kedua.
Weston McKennie menyalakan asa untuk tim asuhan Luciano Spalletti, yang baru bisa menyamakan skor di masa injury time melalui gol Pierre Kalulu. Duel pun berakhir imbang dengan skor 2-2.
Gleison Bremer belum bisa bangkit setelah keterpurukan di laga kontra Atalanta, namun dia tetap menjadi bek tengah andalan Si Nyonya Tua.
Dia merupakan salah satu kapten di tim dan merupakan salah satu pemain tim senior yang tersisa di skuad, setelah bergabung pada musim panas 2022 silam.
Bremer adalah salah satu idola di skuad Juve pada saat ini, namun masih merendah karena belum bisa memberikan banyak hal.
Sejak direkrut dari Torino pada 2022, Bremer baru memenangkan satu gelar saja, yaitu trofi Coppa Italia pada 2024 silam. Walau begitu, dia berjanji untuk tetap memberikan segalanya.
"Saya tidak tahu siapa idola saya. Saya belum banyak meraih kemenangan di Juve, hanya satu Coppa Italia, tetapi saya ingin memenangkan lebih banyak lagi," kata Bremer kepada DAZN.
"Semua yang saya lakukan adalah untuk meningkatkan diri dan membantu tim dengan memberikan yang terbaik. Saya telah bermain di setiap pertandingan akhir-akhir ini, tanpa absen satu pun pertandingan," tambahnya.
"Saya memberikan semua kemampuan saya untuk membalas semua yang telah diberikan para penggemar dan Juve kepada saya," lanjut Bremer.
Artikel Tag: Juventus, Gleison Bremer