Robert Glatzel Berbicara Setelah Kembali dan Cetak Dampak di Lapangan
Robert Glatzel Berbicara Setelah Kembali dan Cetak Dampak di Lapangan - sumber: (getfootballnewsgermany)
Berita Bundesliga: Striker andalan Hamburger SV, Robert Glatzel, kembali mencuri perhatian setelah tampil impresif dalam laga imbang 1-1 melawan Augsburg pada Sabtu sore. Usai pertandingan, Glatzel menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pelatih Merlin Polzin yang segera mempercayakan kembali posisinya di tim utama.
Mengapa punggawa depan ini sempat dicadangkan? Glatzel memang dikenal sebagai mesin gol di 2. Bundesliga, tetapi dia kesulitan mendapatkan menit bermain di liga teratas. Nasib kurang beruntung menimpa striker berusia 32 tahun ini akibat cedera pada waktu yang tak tepat, yang menghalanginya mengamankan tempat reguler di bawah asuhan Polzin, tepat setelah membukukan gol Bundesliga pertamanya setelah lebih dari empat tahun.
Keinginan Glatzel untuk hengkang di bursa transfer Januari lalu pun terhenti. Ia mengeluhkan tindakan klub yang memanggil kembali Otto Stange, striker muda berusia 18 tahun, dari masa pinjamannya di Elversberg, yang menggeser posisi Glatzel ke urutan kelima. Polzin mengkritik komentar Glatzel dalam konferensi pers pra-pertandingan dan memutuskan menghukumnya dengan satu pertandingan.
Namun, apa yang membuat Glatzel kembali begitu cepat? Ketidakhadiran Nicolai Remberg akibat akumulasi kartu kuning memungkinkan Fabio Vieira turun lebih ke belakang, berpasangan dengan Albert Sambi Lokonga. Glatzel menggantikan posisi Remberg dalam skuad dan berhasil memberikan assist untuk gol penyama kedudukan dari Ransford-Yeboah Königsdörffer di menit ke-60.
Meski hasil imbang tidak sepenuhnya memuaskan, kerjasama apik antara Glatzel dan Königsdörffer, serta penanganan yang tepat dari Polzin, patut diacungi jempol. Glatzel dan pelatih Polzin sendiri mengungkapkan harapan dan keyakinan mereka setelah laga. Polzin memuji kontribusi Glatzel dan menyebutnya sebagai elemen penting dalam mencapai target klub. Glatzel juga menyatakan kegembiraannya memiliki pelatih yang tidak menyimpan dendam.
Kedua belah pihak tampaknya sudah siap untuk melanjutkan perjuangan mencapai target musim ini dengan semangat baru.
Artikel Tag: Hamburger SV, Robert Glatzel