Kanal

Rodri Sabet Bola Emas, Tiga Penghargaan Individu Jadi Milik Spanyol

Penulis: Fery Andriyansyah
20 Jul 2026, 13:00 WIB

Rodri, Pau Cubarsi, dan Unai Simon bersinar usai bawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. (Foto: David Ramos/Getty Images)

Berita Piala Dunia: Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 pada final, Senin (20/7/2026) dini hari WIB, di MetLife Stadium, New Jersey, juga diikuti dominasi dalam penghargaan individu. Rodri, Pau Cubarsi, dan Unai Simon membawa pulang tiga penghargaan utama, sementara Kylian Mbappe menjadi satu-satunya pemain non-Spanyol yang meraih penghargaan individu.

Rodri dinobatkan sebagai peraih Bola Emas atau pemain terbaik Piala Dunia 2026 setelah tampil konsisten sepanjang turnamen. Gelandang sekaligus kapten Spanyol itu kembali menunjukkan kualitasnya pada final dengan mengendalikan lini tengah dan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan La Roja meraih gelar juara dunia kedua.

Sementara itu, bek Barcelona, Pau Cubarsi, terpilih sebagai pemain muda terbaik turnamen. Penampilannya yang solid membantu Spanyol tampil kokoh di lini belakang hingga akhirnya menutup turnamen dengan catatan pertahanan terbaik.

Penghargaan Sarung Tangan Emas diberikan kepada Unai Simon. Penjaga gawang La Roja tersebut mencatatkan tujuh clean sheet dan hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen, menjadi fondasi penting keberhasilan tim asuhan Luis de la Fuente.

Satu-satunya penghargaan individu yang tidak dimenangkan pemain Spanyol adalah Sepatu Emas. Penghargaan itu menjadi milik penyerang Prancis, Kylian Mbappe, yang mengakhiri turnamen sebagai pencetak gol terbanyak dengan koleksi 10 gol dari delapan pertandingan.

Mbappe menutup Piala Dunia 2026 dengan keunggulan dua gol atas kapten Argentina, Lionel Messi. Dua gol yang dicetaknya saat Prancis kalah 6-4 dari Inggris pada laga perebutan tempat ketiga turut memastikan dirinya membawa pulang penghargaan tersebut.

Rodri juga tampil luar biasa pada laga final. Gelandang Manchester City itu mencatat akurasi umpan mencapai 95 persen serta menjadi salah satu pemain dengan sentuhan bola terbanyak di pertandingan. Permainannya yang tenang membuat Spanyol mampu mengendalikan tempo sekaligus memberi ruang bagi para penyerang untuk menciptakan peluang.

Di lini belakang, Cubarsi juga memperlihatkan kualitasnya saat menghadapi Argentina. Bek berusia 19 tahun itu tampil disiplin dalam meredam ancaman Lionel Messi dan Julian Alvarez, termasuk mencatat enam sapuan, terbanyak dibanding pemain lain pada pertandingan final.

Artikel Tag: Spanyol, Argentina, Piala Dunia, Piala Dunia 2026, Rodri, Unai Simon, Pau Cubarsi

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru