Kanal

Roma Tundukkan Parma 3-2, Gasperini Puji Motivasi Tinggi Malen

Penulis: Amalia Sihotang
11 Mei 2026, 03:48 WIB

Roma Tundukkan Parma 3-2, Gasperini Puji Motivasi Tinggi Malen - sumber: (footballitalia)

Berita Liga Italia:AS Roma berhasil mencetak kemenangan dramatis di Stadio Ennio Tardini dengan mengalahkan Parma 3-2 dalam laga yang menegangkan. Gian Piero Gasperini, pelatih AS Roma, memuji semangat juang timnya setelah membalikkan keadaan di menit-menit akhir pertandingan, meskipun tetap berhati-hati saat membahas masa depan Paulo Dybala yang sempat mengisyaratkan laga derby sebagai penampilan terakhirnya di kandang untuk klub tersebut.

Dalam wawancara pasca-pertandingan dengan DAZN dan Sky Sport, Gasperini mengakui bahwa momen-momen penutup pertandingan tersebut benar-benar menguji ketenangannya. "Jarang sekali saya melihat tim bisa membalikkan skor dari 2-1 menjadi 3-2 di masa tambahan waktu," ujarnya. "Ini adalah bukti dari semangat yang dimiliki para pemain. Untuk pertama kalinya, saya tidak melihat eksekusi penalti, hanya melihat kerumunan penonton, namun saya tetap bisa melihat hasilnya di papan skor."

Ketika ditanya mengenai pernyataan Dybala yang menyebut kemungkinan derby sebagai laga kandang terakhirnya, Gasperini memilih untuk tidak memberikan komentar definitif. "Dia mengatakannya? Mungkin saja, siapa yang tahu," katanya. "Dia bermain sangat baik hari ini, kembali setelah absen lama dan memberikan kualitas yang nyata bagi kami. Sayangnya, kami tidak bisa memanfaatkannya lebih banyak musim ini."

Lebih lanjut, Gasperini memberikan pujian kepada Donyell Malen, yang menjadi pahlawan dengan mencetak gol penentu kemenangan melalui penalti. "Dalam situasi penalti, teknik adalah kuncinya. Semua orang mengira Dybala akan mengeksekusi, tetapi dia mengenai tiang," jelasnya. "Malen adalah pribadi yang tenang dan tidak terlalu ekspansif. Dia sudah menyatu dengan baik di ruang ganti dan memberikan motivasi luar biasa yang meningkatkan level permainan kami."

Keberhasilan Roma juga tidak lepas dari kontribusi pemain pengganti yang menunjukkan pertumbuhan kolektif tim. "Kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan dengan pemain pengganti menunjukkan kesiapan kami," tambah Gasperini. "Rensch mencetak gol dan memenangkan penalti, itu adalah perubahan yang menentukan. Semua pemain layak mendapatkan pujian atas cara mereka masuk ke lapangan. Kelompok ini telah menunjukkan karakter mereka sejak hari pertama."

Gasperini juga mengakui bahwa Roma beruntung dalam beberapa momen, dengan kiper Suzuki melakukan beberapa penyelamatan gemilang yang menjaga skor tetap imbang sebelum akhirnya berhasil membalikkan keadaan. "Rasanya seperti pertandingan yang terkutuk," ujarnya. "Namun, semuanya berubah di menit-menit akhir."

Artikel Tag: AS Roma, Gian Piero Gasperini

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru