Kanal

Ruben Amorim Jelaskan Pergantian Zirkzee dan Kebutuhan Taktis

Penulis: Hardy D
01 Jan 2026, 18:57 WIB

Ruben Amorim Jelaskan Pergantian Zirkzee dan Kebutuhan Taktis - sumber: (manchestereveningnews)

Berita Manchester United kembali menjadi sorotan setelah gagal mengalahkan Wolverhampton Wanderers yang belum meraih kemenangan di Premier League musim ini. Pertandingan yang berlangsung di Old Trafford tersebut berakhir dengan hasil imbang, dan pelatih Ruben Amorim terpaksa kembali menjelaskan keputusan strateginya, terutama terkait pergantian pemain.

Ruben Amorim mengungkapkan bahwa keputusan untuk menarik Joshua Zirkzee pada babak pertama adalah karena timnya kesulitan menguasai lini tengah. Zirkzee sempat mencetak gol untuk United melalui defleksi, meski demikian, Wolves tampil lebih dominan sebelum jeda, meskipun belum mencatatkan kemenangan dalam musim ini.

Pada babak kedua, Zirkzee digantikan oleh pemain muda Jack Fletcher. Amorim menegaskan bahwa keputusan tersebut bersifat taktis dan menurutnya berhasil, karena timnya mampu merebut bola lebih cepat di paruh kedua, meskipun kreativitas masih menjadi masalah.

"Kami harus menyesuaikan dengan kebutuhan permainan. Mereka menempatkan banyak pemain di tengah, dan dengan Jack, kami bisa menyeimbangkan itu," kata Amorim. "Saya pikir kami lebih cepat merebut bola di babak kedua. Di babak pertama, kami memang sedikit kesulitan untuk menangkap bola, jadi saya tidak melihat usia dan pengalaman mereka, saya hanya mencari cara untuk memenangkan pertandingan."

Namun, Amorim hanya memasukkan debutan akademi Bendito Mantato dan bek tengah Leny Yoro setelah jeda. Ia mengabaikan opsi menyerang seperti Shea Lacey dan Chido Obi di bangku cadangan, meski United sangat membutuhkan gol untuk meraih kemenangan.

Pelatih berusia 40 tahun itu membela keputusannya dan menyatakan bahwa situasinya tidak tepat untuk memasukkan terlalu banyak pemain muda, terutama dengan delapan pemain tim utama yang absen dan timnya yang kesulitan menemukan ritme permainan. "Ini sangat berbeda ketika ada banyak pemain baru di posisi berbeda dan Anda memasukkan satu pemain muda, dia akan kesulitan," ujar Amorim.

"Hal ini sangat berbeda jika Anda memiliki fondasi yang kuat, segalanya berjalan baik, dan Anda bisa memberikan menit bermain kepada pemain muda. Anda melihat permainan dan bisa memahami dengan jelas bahwa tim kami akan mengalami kesulitan dalam aspek tertentu, dan saya kira itulah yang terjadi selama pertandingan."

Berita Terkait

Berita Terpopuler Minggu Ini

Berita Terbaru