Sengit Hingga Pekan Akhir, Begini Tanggapan Nahkoda Persib
Berguinho ketika berduel dengan Mariano Peralta
Berita Super League Indonesia: Persaingan sengit berlangsung antara Persib dan Borneo FC hingga ke pekan terakhir. Bojan Hodak mengatakan bahwa ini merupakan kemajuan dari kompetisi di Indonesia.
Pesut Etam menjadi lawan yang terus berusaha untuk menjegal dominasi Maung Bandung di dua musim lalu. Karena tim asuhan Bojan Hodak menjadi juara Liga 1 pada kompetisi musim 2023/2024 dan 20254/2025.
Sedangkan di musim ini, Mariano Peralta dan kawan-kawan sebenarnya mengimbangi raihan 79 poin Persib. Sayang Borneo FC hanya kalah head to head sehingga harus rela finish sebagai runner up di klasemen.
Mengenai pertarungan sengit hingga ke pekan ke-34, Bojan melihat sang pesaing hanya tak dinaungi dewi fortuna. Karena secara kualitas, di liga musim ini, setiap kontestan memiliki peningkatan performa.
"Mereka tidak punya keberuntungan. Mereka punya tim yang bagus tapi tidak memiliki keberuntungan. Lihat, di musim ini lebih sulit karena setiap tim mempunyai tujuh pemain asing di lapangan," kata Bojan di sesi jumpa pers usai laga di Stadion GBLA, Sabtu (23/5).
Perubahan regulasi pemain asing yang menurut pelatih 55 tahun ini memiliki pengaruh besar. Kini setiap tim bisa mendaftarkan sebelas pemain asing dengan tujuh yang berada di lapangan dan dua di bangku cadangan.
"Dan setiap tim kini memiliki setidaknya lima pemain lokal yang bagus. Tentu saya ini membuat lebih sulit dan kualitas dari liganya berkembang jika dibanding musim-musim sebelumnya," lanjut pelatih asa Kroasia.
Tingkat kesulitan Super League menjadi lebih sulit musim ini. Sebagai gambaran, Persib pada musim lalu meraih gelar juara dengan poin 69 dan di musim ini harus mengoleksi sepuluh angka lebih banyak.
"Musim lalu, jika kami mendapatkan poin yang sama dengan musim lalu, kami mungkin hanya berada pada peringkat 4-5 musim ini. Kalian bisa melihat, tiga tim teratas sangat siap jika dibandingkan tim yang lain," ujarnya.
"Pada akhirnya, ini menjadi lebih sulit dari musim yang sebelumnya dan saya rasa ini cukup aneh ketika ada tim yang mendapatkan 79 poin (Borneo FC) tetapi tidak bisa menjadi juara," pungkas Bojan Hodak.
Artikel Tag: Persib, Borneo FC, bojan hodak