Sepi Peminat, Sir Jim Ratcliffe Turunkan Harga Jual OGC Nice
Sir Jim Ratcliffe. (Foto: Ash Donelon/Manchester United)
Berita Sepak Bola: Sir Jim Ratcliffe kembali menurunkan harga jual OGC Nice karena sepi peminat sejak ia ingin melepas klub tersebut sejak tahun 2024 lalu.
Sir Jim Ratcliffe telah mengubah arah strategi investasinya di bidang olahraga dalam beberapa tahun terakhir, tidak hanya di Manchester United tetapi juga di berbagai usaha lainnya. Inti dari spekulasi baru-baru ini adalah upaya Ratcliffe untuk menjual klub Prancis, OGC Nice, yang ia beli pada tahun 2019 tetapi kesulitan menemukan pembeli selama hampir dua tahun terakhir.
Harga yang diminta, yang awalnya sekitar £130 juta, telah diturunkan secara signifikan karena minat yang ditunjukkan masih rendah. Romain Molina melaporkan, bahwa harga yang diminta semakin rendah seiring berjalannya waktu.
Kerajaan olahraga milik Ratcliffe telah mengalami beberapa perubahan di berbagai lini dalam beberapa tahun terakhir. INEOS tetap menjadi tokoh kunci di Formula Satu, dengan memegang saham minoritas di Tim Mercedes-AMG Petronas F1, di mana mereka berperan sebagai Mitra Utama.
Dalam olahraga bersepeda, tim INEOS Grenadiers terus menjadi salah satu tim paling sukses di sirkuit profesional. INEOS juga mendukung INEOS Britannia, sebuah kampanye layar yang berkompetisi di level tertinggi Piala Amerika.
Namun, beberapa kemitraan telah dikurangi skalanya. Yang perlu diperhatikan, Tottenham Hotspur mengambil tindakan hukum terhadap INEOS setelah perusahaan tersebut menarik diri lebih awal dari kesepakatan sponsor besar yang terkait dengan tim Grenadier mereka, dan Spurs dilaporkan menuntut ganti rugi lebih dari £11 juta. Kesepakatan sponsor dengan tim rugby Selandia Baru, All Blacks, juga berakhir di tengah ketegangan hukum akibat keputusan penghematan biaya.
Semua ini seolah menggambarkan sebuah kerajaan olahraga yang sedang dalam masa transisi. Pengaruh Ratcliffe di United ditandai dengan melakukan disiplin keuangan. Perubahan tersebut mencakup pengurangan jumlah staf yang dikritik oleh sebagian pendukung tetapi tetap dianggap perlu dilakukan.
Sir Jim Ratcliffe tampaknya ingin melepaskan diri dari mengelola klub papan atas Eropa kedua dan menjualnya akan mengurangi gangguan yang dapat timbul dari pengoperasian sepak bola ganda. Strategi investasi olahraga yang lebih ramping mungkin berarti lebih banyak fokus pada pembangunan kembali skuad Setan Merah. Namun hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang seberapa besar minat terhadap investasi jangka panjang.
Masa Depan Joshua Zirkzee di Manchester United Kian Menarik, Juventus dan Napoli Mengintai
Artikel Tag: Manchester United, OGC Nice, sir jim Ratcliffe